24 Jam yang Gila Bagi Kolo Muani: Kecelakaan Mobil, Tertinggal Pesawat, Cetak Gol di Laga Eintracht Frankfurt vs Tottenham
Afdholud Dzikry | 29 Januari 2026 08:45
Bola.net - Randal Kolo Muani baru saja mengalami 24 jam paling gila dalam hidupnya. Striker Tottenham Hotspur itu sukses menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
Namun, di balik gol krusialnya, tersimpan sebuah tragedi yang nyaris merenggut nyawanya. Kolo Muani baru saja selamat dari kecelakaan mobil mengerikan sehari sebelum laga.
Insiden itu terjadi saat ia mengendarai Ferrari miliknya menuju bandara Stansted pada hari Rabu waktu setempat. Ban kanan depan mobil mewahnya meledak di tengah jalan tol.
Mobil tersebut dinyatakan rusak total, namun ajaibnya Kolo Muani selamat tanpa luka serius. Ia lolos dari maut yang bisa saja mengakhiri kariernya.
Mental Baja Kolo Muani
Kecelakaan itu membuat Kolo Muani tertinggal pesawat tim menuju Jerman. Namun, mental bajanya berbicara; ia tetap menyusul dengan penerbangan selanjutnya.
Tekad bulatnya terbayar lunas di atas lapangan bersalju markas Eintracht Frankfurt. Ia tampil sebagai starter meski baru saja mengalami trauma psikologis yang berat.
Kolo Muani bahkan harus menghadapi teror mental dari pendukung mantan klubnya. Setiap sentuhannya selalu disambut dengan sorakan dan ejekan (booing) dari tribun penonton.
Namun, ia menjawab semua tekanan itu dengan sebuah gol pembuka yang sangat dingin. Gol itu ia cetak hanya 65 detik setelah babak kedua dimulai.
Gol Voli yang Bungkam Kritik
Proses gol tersebut menunjukkan kelasnya sebagai penyerang elit Eropa. Cristian Romero menyundul umpan silang Xavi Simons ke arahnya di mulut gawang.
Dengan tenang, Kolo Muani melakukan flick bola masuk ke gawang dari jarak enam yard. Gol tersebut menjadi titik balik dominasi Spurs atas tuan rumah.
Gol ini terasa sangat emosional karena dicetak ke gawang klub yang pernah memujanya di musim 2022-23. Ia tidak melakukan selebrasi berlebihan, namun pesannya sudah tersampaikan.
Spurs Lolos Otomatis ke 16 Besar
Kemenangan 2-0 ini memastikan Tottenham finis di peringkat keempat fase liga. Mereka lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa harus melewati play-off yang melelahkan.
Dominic Solanke kemudian menyempurnakan kemenangan lewat gol keduanya di menit akhir. Spurs tampil sangat dominan meski skuad mereka sedang dilanda badai cedera.
Thomas Frank, pelatih Spurs, memuji karakter luar biasa para pemainnya. Prestasi di Eropa ini menjadi pelipur lara di tengah performa buruk mereka di Liga Inggris.
"Saya sangat bangga dengan para pemain dan karakter yang ditunjukkan," ujar Thomas Frank.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Como vs Napoli 2 Mei 2026
Liga Italia 30 April 2026, 17:52
-
Meski Minim Gol, Duel Atletico vs Arsenal Punya Daya Tariknya Sendiri
Liga Champions 30 April 2026, 17:47
-
Prediksi PSG vs Lorient 2 Mei 2026
Liga Eropa Lain 30 April 2026, 16:57
-
Prediksi Bayern vs Heidenheim 2 Mei 2026
Bundesliga 30 April 2026, 16:47
-
Wah, Sempat Ada Drama 'Perang Rumput' Sebelum Kick-Off Atletico vs Arsenal
Liga Inggris 30 April 2026, 16:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sassuolo vs Milan 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 01:00
-
Lagi-Lagi Ada Kontroversi VAR di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 23:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20














