3 Kesalahan Zinedine Zidane dalam Kekalahan Real Madrid
Richard Andreas | 6 Mei 2021 05:45
Bola.net - Real Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions 2020/21. Kamis (6/5/2021), Madrid tumbang 0-2 di kandang Chelsea dalam duel leg kedua semifinal.
Kekalahan ini melengkapi hasil minor di leg pertama lalu. Madrid hanya bermain imbang 1-1 di kandang dan kini menyerah 0-2 di London.
Kedua laga ini sedikit berbeda, tapi ada beberapa kemiripan. Salah satunya adalah keputusan Zinedine Zidane soal taktik dan formasi Madrid.
Los Blancos kembali turun dalam formasi 3-5-2, lalu di mana letak kesalahan Zidane?
Formasi defensif
Formasi 3-5-2 adalah solusi Zidane ketika timnya dihantam badai cedera beberapa bulan lalu. Kehilangan Sergio Ramos, Zidane mencoba memperkuat pertahanan tim dengan menambah personil defensif.
Perubahan formasi ini terbukti jadi solusi di beberapa pertandingan, tapi tidak kali ini. Dengan formasi 3-5-2, artinya Madrid bersiap untuk bermain lebih defensif.
Keputusan ini dinilai keliru. Madrid harus menyerang Chelsea untuk mencetak gol, seharusnya formasi 4-3-3 atau 4-4-2 lebih tepat.
Terbukti, Madrid hanya membuat total 7 tembakan. Hanya separuh dari catatan Chelsea dengan 15 tembakan.
Main defensif
Seharusnya formasi 3-5-2 masih bisa dimaksimalkan dengan pendekatan ofensif, tapi apa yang terlihat di lapangan tidak demikian. Madrid terlalu berhati-hati, tidak mau mengambil risiko menyerang.
Ada terlalu banyak pemain yang menunggu di belakang bola. Bahkan Sergio Ramos yang biasanya naik menyerang sepertinya diberi instruksi khusus untuk menunggu di belakang.
Hasilnya, serangan-serangan Madrid tidak terlalu mengancam. Karim Benzema saja tidak cukup.
Pemilihan pemain
Selain soal formasi, pemilihan pemain Zidane juga patut dikritik. Dia mengambil risiko memainkan Sergio Ramos yang baru pulih dan Eden Hazard yang belum mencapai match-fit.
Keputusan ini dapat dipahami, tapi ada masalah di bangku cadangan. Akhir pekan lalu Isco main luar biasa di La Liga, tapi dia tidak mendapatkan kesempatan di laga ini.
Zidane juga memaksa Vinicius Junior bermain di kanan dan terlambat membuat pergantian pemain di babak kedua.
Sumber: Opta, Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

