5 Alasan Juventus bakal Bekuk Porto di Turin Dini Hari Nanti
Serafin Unus Pasi | 9 Maret 2021 18:49
Bola.net - Sebuah laga akbar akan tersaji di Allianz Stadium Turin dini hari nanti. Sang tuan rumah, Juventus akan menjamu FC Porto di leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Juventus berada dalam situasi yang kurang baik jelang laga ini. Karena mereka kalah di leg pertama melawan Porto dengan skor 2-1.
Menang menjadi satu-satunya solusi bagi Juventus untuk lolos ke perempat final. Karena Porto bisa lolos ke perempat final hanya dengan skor imbang 0-0.
Namun Juventus punya bekal yang bagus jelang laga ini. Karena mereka mencetak satu gol di Estadio Do Dragao, sehingga mereka juga bisa lolos kje perempat final jika mereka menang 1-0 melawan Porto.
Bolanet menilai ada sejumlah alasan Juventus bisa menang dan lolos ke perempat final. Apa saja itu? Yuk intip di bawah ini.
Porto Pincang
Alasan pertama mengapa Juventus berpeluang menang di leg kedua ini karena Porto datang ke Turin dengan kaki pincang.
Sejumlah penggawa Porto dikabarkan akan absen di laga ini. Ada Chanchel Mbemba, Mohamed Mbaye dan Ivan Marcano yang dipastikan absen karena cedera.
Sementara Pepe dan Jesus Corona diragukan tampil di alga ini setelah mereka ditarik keluar di pertengahan babak melawan Gill Vicente. Tanpa kekuatan terbaik mereka, Porto bisa kewalahan menghadapi Juventus di Turin.
Performa Juventus Stabil
Alasan kedua mengapa Juventus bakal menang melawan Porto di dini hari nanti karena performa Si Nyonya Tua yang sudah stabil.
Semenjak kalah dari Porto pada tanggal 17 Februari yang lalu, Juventus belum sekalipun tersentuh kekalahan. Mereka menjalani empat laga, tiga di antaranya mereka menang dan satu sisanya imbang.
Juventus mencetak total 10 gol dan kebobolan dua gol saja di empat laga tersebut, sehingga Juventus bakal tampil on fire di laga tersebut.
Rekor Kandang Juventus Tokcer
Alasan lain mengapa Porto bakal tumbang melawan Juventus karena Allianz Stadium bukan stadion yang ramah untuk pendatang.
Di lima pertandingan terakhir mereka di Turin, Juventus meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Sepanjang musim ini mereka hanya kalah tiga kali di Turin, yaitu menghadapi Roma, Barcelona dan Fiorentina. Selebihnya Juventus tampil perkasa saat bermain di markas mereka.
Juventus Unggul head to Head
Alasan lain mengapa Juventus berpotensi menang melawan Porto di leg kedua ini karena mereka masih unggul dalam aspek head to head.
Juventus dan Porto sudah total lima kali bertemu di ajang kompetitif, tepatnya di UCL. Namun Porto baru menang satu kali saja melawan wakil Italia itu tepatnya di leg pertama kemarin.
Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kemenangan Juventus dan satu laga lainnya berakhir imbang. Jika melihat track record tersebut, Juventus seharusnya bisa menang di laga ini.
Cristiano Ronaldo Bakal Full Power
Faktor terakhir yang kami prediksi bakal menjadi kekuatan Juventus jelang melawan Porto karena Cristiano Ronaldo akan tampil full power di laga ini.
Performa Ronaldo sendiri memang agak menurun belakangan ini. Andrea Pirlo menyebut eks pemain Real Madrid itu mengalami kelelahan karena terlalu banyak bermain.
Saat Juventus menang melawan Lazio di akhir pekan kemarin, Pirlo memarkir Ronaldo. Sehingga sang penyerang bisa mengeluarkan performa terbaiknya dan berpotensi menjadi pembeda bagi Juventus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



