Ada Apa Manchester City?

Editor Bolanet | 21 Januari 2026 11:34
Ada Apa Manchester City?
Reaksi kecewa kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma usai gawangnya dibobol pemain Bodo Glimt di Liga Champions. (c) Fredrik Varfjell/NTB via AP

Bola.net - Josep Guardiola mengakui Manchester City sedang dalam fase terburuk musim ini. Juara bertahan Liga Champions itu hancur lebur di Norwegia, Rabu (21/1/2026) dini hari tadi.

The Citizens kalah mengejutkan 1-3 dari tim underdog, Bodo/Glimt. Kekalahan ini terjadi di Aspmyra Stadion yang bergemuruh penuh ekstase.

Advertisement

Hasil minor ini memperpanjang tren negatif City sejak awal tahun 2026. Situasi makin pelik karena mereka kini terancam gagal lolos otomatis.

Kartu merah Rodri semakin memperparah penderitaan raksasa Inggris tersebut malam itu. Guardiola pun tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya di pinggir lapangan.

1 dari 4 halaman

Runtuhnya Mentalitas Juara

Guardiola merasa dewi fortuna benar-benar menjauh dari timnya belakangan ini. Segala hal dirasa berjalan melawan keinginan Manchester City.

Kekalahan ini melengkapi deretan hasil buruk usai sebelumnya ditekuk Manchester United. Pelatih asal Spanyol tersebut menyebut detail-detail kecil justru menghukum mereka.

"Segalanya sudah mulai terjadi, sejak tahun baru, melawan kami dalam banyak, banyak hal," ujar Pep Guardiola.

"Itu adalah fakta dan Anda harus mencoba mengubahnya," sambung Pep.

2 dari 4 halaman

Badai Cedera dan Tim yang Rapuh

City terbang ke Norwegia dengan kondisi skuad yang sangat pincang. Sebanyak 11 pemain senior harus absen karena cedera atau sakit.

Hilangnya pilar utama membuat konsistensi permainan tim menjadi kacau balau. Guardiola tak segan menyebut mental timnya kini menjadi sedikit rapuh.

"Kami tiba di beberapa departemen tanpa pemain penting yang memberikan konsistensi kepada tim," keluh Pep Guardiola.

"Mereka sedikit rapuh, sama seperti mereka pada periode tertentu musim lalu," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Kekalahan Memalukan dari Tim Gurem

Populasi kota Bodo sebenarnya bisa masuk semua ke dalam Etihad Stadium. Namun, tim kecil ini sukses mengabaikan jurang finansial yang menganga.

Guardiola menolak anggapan timnya kurang persiapan menghadapi tekanan pressing lawan. Ia secara jantan mengakui kehebatan tim tuan rumah malam itu.

"Saya tahu betapa bagusnya tim Bodo itu, saya tidak meremehkan mereka," tegas Pep Guardiola.

"Saya tidak setuju (kurang persiapan), Bodo benar-benar bagus dan kami mengucapkan selamat kepada mereka, kami tidak bisa mengatakan hal lain," lanjut Pep Guardiola.

4 dari 4 halaman

Pembelaan untuk Kartu Merah Rodri

Petaka makin lengkap saat Rodri harus diusir wasit keluar lapangan. Gelandang Spanyol itu menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat.

Namun, Guardiola enggan menyalahkan pemain andalannya yang baru pulih cedera tersebut. Ia menilai keputusan wasit untuk kartu kedua terasa sedikit berlebihan.

"Itu adalah situasi yang sulit, kami kehilangan bola, kami melakukan transisi tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi," kata Pep Guardiola membela pemainnya.

"Itu sedikit lunak (keputusan wasit), yang kedua, tapi itulah yang terjadi," tutup Pep Guardiola.

LATEST UPDATE