Ada aturan baru di 16 besar Liga Champions, Apa itu?
Richard Andreas | 14 Februari 2022 12:30
Bola.net - Fase gugur Liga Champions 2021/22 ini diyakini bakal berlangsung lebih seru dan adil. UEFA telah menghapus aturan gol tandang yang sudah bertahun-tahun diprotes.
Penghapusan aturan gol tandang itu berlaku mulai fase gugur musim 2021/22 untuk semua kompetisi di bawah naungan UEFA, yaitu Liga Champions, Liga Europa, Women’s Champions League, dan level usia.
Aturan gol tandang ini sendiri sejatinya sudah diterapkan sejak tahun 1965 silam. Aturan itu mulai dipakai di ajang Winners Cup. Awalnya, aturan ini dibuat untuk menyeimbangkan pertandingan.
Pengumuman UEFA
UEFA mengumumkan perubahan aturan itu pada hari Kamis (24/06/2021) silam dan akan mulai diterapkan di babak 16 besar Liga Champions, beberapa hari mendatang.
Menurut UEFA, penghapusan ini dilakukan setelah mendapati fakta bahwa ada penurunan jumlah kemenangan dan gol di kompetisi-kompetisi yang berada di bawah naungan UEFA.
"Aturan gol tandang akan dihapus dari semua kompetisi klub UEFA mulai musim 2021/22. Laga di mana kedua tim mencetak jumlah gol yang sama selama dua leg sekarang akan memiliki dua periode perpanjangan waktu 15 menit, dan, jika diperlukan, tendangan penalti."
"Statistik dari pertengahan 1970-an hingga sekarang menunjukkan tren yang jelas dari pengurangan terus menerus dalam kesenjangan antara jumlah kemenangan kandang/tandang (dari 61%/19% menjadi 47%/30%) dan jumlah rata-rata gol per pertandingan yang dicetak di kandang/tandang (dari 2.02/0.95 ke 1.58/1.15) di kompetisi putra."
Skenario penerapan aturan baru

Untuk memudahkan pemahaman penghapusan aturan gol tandang ini, Bolaneters bisa mengamati skenario berikut:
- Katakanlah ada duel dua leg fase gugur antara Tim A vs Tim B
- Tim A main kandang terlebih dahulu, Tim B main kandang di leg kedua
- Leg pertama berakhir 1-1, tim B berhasil mencuri satu gol tandang
- Leg kedua berakhir imbang 0-0, tim A gagal mencetak gol saat bermain tandang
- Jika menggunakan aturan lama, Tim B berhak lolos ke babak berikutnya karena unggul gol tandang
- Namun, dengan aturan baru, pertandingan skor 1-1 berarti harus dilanjutkan ke babak extra time
- Pertandingan dilanjutkan ke extra time untuk menemukan pemenang
- Jika belum juga menemukan pemenang, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti
Jadi, perbedaan utamanya ada di leg kedua. Jika skor seimbang dalam dua leg, tim yang bermain kandang di leg kedua akan mendapatkan sedikit keuntungan karena babak extra time dan adu penalti dimainkan di stadion mereka.
Juga berpengaruh ke klasemen
Karena aturan gol tandang sudah tidak lagi berpengaruh di pertandingan, UEFA juga menghapus aturan ini sebagai salah satu faktor untuk menentukan posisi di klasemen sementara.
Sebelumnya, jika ada dua atau lebih tim dengan jumlah poin yang sama di klasemen sementara fase grup, aturan gol tandang berpengaruh jadi salah satu faktor penentu posisi antar-tim yang bersaing.
Sumber: UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Mengapa Undian 16 Besar Liga Champions Tak Memihak PSG dan Inter Milan? Simak di Warung Bola yuk!
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2021/2022: 16 Februari-17 Maret 2022
- Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Manchester United?
- Jadwal Lengkap Siaran Langsung Babak 16 Besar Liga Champions di SCTV
- Real Madrid Belum Sempat Pikirkan PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

