Agar Bisa Seperti Messi, Neymar Disarankan Berhenti Lakukan Aksi Teatrikal
Dimas Ardi Prasetya | 14 September 2017 23:29
Bola.net - - Defender Celtic Mikael Lustig mengatakan pada agar berhenti melakukan aksi-aksi teatrikal di atas lapangan agar bisa disukai banyak fans seperti Lionel Messi.
Pemain asal Brasil tersebut dipuji sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini. Kehebatannya sudah terlihat jelas saat ia masih membela Barcelona.
Ia juga sudah menunjukkan kehebatannya bersama dengan klub barunya, PSG. Ia tampil apik saat bermain di pentas Liga Champions bersama dengan klub asal Paris tersebut.
Melawan Celtic, ia mencetak satu gol dan satu assist dan membantu timnya menang telak 5-0. Akan tetapi, ia juga mendapatkan satu kartu kuning karena melakukan diving.
Ini bukan pertama kalinya pemain asal Brasil tersebut melakukan aksi teatrikal. Lustig pun mengatakan pada Neymar untuk mengurangi aksi tak sportifnya tersebut agar bisa disukai seperti mantan rekannya, Messi.
Itu sama seperti biasanya dari Neymar. Ia adalah pemain sepakbola yang luar biasa tapi kita telah melihat hal-hal lain sebelumnya dan kami akan melihatnya lagi, seru Lustig seperti dilansir Goal.
Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa ini adalah bagian dari permainannya. Ia mencoba untuk bereaksi sedikit berlebihan untuk membuat bek lawan mundur. Kita akan melihat aksinya itu lagi dan lagi, ketusnya.
Jika ia ingin disukai sebanyak Messi, mungkin ia perlu menghentikannya, tegas Lustig.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





