Ancelotti, 'Dukun' Penghapus Kutukan Jerman di Madrid
Editor Bolanet | 17 Februari 2015 15:53
- Berdasarkan catatan historis, Jerman tidak pernah jadi tempat yang ramah bagi Real Madrid. Namun demikian, hal tersebut berubah semenjak Carlo Ancelotti datang bak dukun dan menghapus kutukan Los Blancos.
Menurut laporan yang diturunkan oleh AS, Madrid mampu menang dua kali dari tiga kunjungan terakhir mereka ke Jerman bersama sang pelatih Italia. Hasil tersebut juga disusul dengan tersingkirnya tiga klub dari Liga Champions, yakni , Borussia Dortmund, dan Bayern Munich.
Sebelum kehadiran Ancelotti, Madrid hanya menang satu kali dari 25 kesempatan melawan klub kontestan Bundesliga di tanah Jerman. Kemenangan tersebut datang di tahun 2000, kala gol dari Guti dan Roberto Carlos membuat tim meraih sukses atas Bayer Leverkusen.
Kutukan Jerman yang menimpa Real Madrid resmi berakhir pada 26 Februari silam, kala Real menghantam Schalke dengan skor 6-1 di Veltins Arena pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sementara di babak perempat final, mereka harus menelan kekalahan 0-2 dari Dortmund, meski pada akhirnya tetap lolos ke semifinal.
Sementara ketika bertandang ke markas Bayern, Madrid tampil tak kenal ampun dengan mengalahkan tim asuhan Josep Guardiola 4-0 dan akhirnya merengkuh La Decima musim lalu. [initial]
Menurut laporan yang diturunkan oleh AS, Madrid mampu menang dua kali dari tiga kunjungan terakhir mereka ke Jerman bersama sang pelatih Italia. Hasil tersebut juga disusul dengan tersingkirnya tiga klub dari Liga Champions, yakni , Borussia Dortmund, dan Bayern Munich.
Sebelum kehadiran Ancelotti, Madrid hanya menang satu kali dari 25 kesempatan melawan klub kontestan Bundesliga di tanah Jerman. Kemenangan tersebut datang di tahun 2000, kala gol dari Guti dan Roberto Carlos membuat tim meraih sukses atas Bayer Leverkusen.
Kutukan Jerman yang menimpa Real Madrid resmi berakhir pada 26 Februari silam, kala Real menghantam Schalke dengan skor 6-1 di Veltins Arena pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sementara di babak perempat final, mereka harus menelan kekalahan 0-2 dari Dortmund, meski pada akhirnya tetap lolos ke semifinal.
Sementara ketika bertandang ke markas Bayern, Madrid tampil tak kenal ampun dengan mengalahkan tim asuhan Josep Guardiola 4-0 dan akhirnya merengkuh La Decima musim lalu. [initial]
(as/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06














