Ancelotti Sudah Tahu, Bertahan Total Lawan Man City Berarti Bunuh Diri!
Richard Andreas | 4 Mei 2022 12:00
Bola.net - Carlo Ancelotti tampaknya sudah paham betul apa yang harus dilakukan Real Madrid ketika meladeni Manchester City dalam duel leg kedua semifinal Liga Champions 2021/22.
Kamis (5/5/2022), Madrid akan menjamu Man City di Santiago Bernabeu. Situasi duel lebih menguntungkan Man City yang berhasil menang 4-3 di leg pertama lalu.
Musim ini sudah tidak ada aturan gol tandang di Liga Champions. Jadi, Madrid wajib menang dengan selisih lebih dari satu gol untuk merebut tiket ke final, tidak cukup hanya menang 1-0.
Masalahnya, Man City layak disebut sebagai salah satu tim terkuat di Eropa musim ini. Lantas apa yang harus dilakukan Madrid?
Harus ambil risiko
Ancelotti bicara cukup panjang di sesi konferensi pers sebelum pertandingan. Dia pun menegaskan bahwa Madrid tidak bisa hanya main bertahan lawan Man City. Membiarkan Man City terus menyerang berarti bunuh diri.
"Jika kami menerapkan tembok pertahanan rendah, kami tidak akan membiarkan mereka melepas 99 tembakan. Jika kami hanya bertahan di kotak penalti, mereka akan menembak 99 kali," ujar Ancelotti.
"Terkadang Anda harus mengambil risiko. Kami bisa mencetak banyak gol di laga semacam ini."
"Kami mencetak tiga gol lawan PSG, lima lawan Chelsea, dan tiga lawan Man City. Terkadang, Anda harus mengambil sedikit risiko dan kami bisa melakukan itu," imbuhnya.
Tampil tangguh
Intinya, Ancelotti menyadarai betapa kuatnya Man City jika terus dibiarkan menguasai bola dan menggempur. Madrid memang akan terpaksa bertahan, tapi tidak terus-menerus.
"Kami harus memberikan performa tangguh yang komplet. Garis pertahanan rendah kami harus lebih baik dari leg pertama dan kami harus menerapkan tekanan untuk menghindari operan antarlini mereka," sambung Ancelotti.
"Kami tidak akan mulai dengan garis pertahanan rendah, itu jelas. Namun, dalam beberapa momen di pertandingan, mungkin hal itu tidak bisa dihindari," tandasnya.
Sumber: Real Madrid
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








