Arbeloa Murka Usai Madrid Ditahan Girona, Tegaskan Misi Remontada ke Munich

Richard Andreas | 11 April 2026 09:15
Arbeloa Murka Usai Madrid Ditahan Girona, Tegaskan Misi Remontada ke Munich
Selebrasi pemain Real Madrid, Federico Valverde dengan Brahim Diaz di laga melawan Girona, 11 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid kembali tersandung di La Liga setelah ditahan imbang 1-1 oleh Girona pada pekan ke-31. Hasil ini bukan hanya memperumit langkah mereka di kompetisi domestik, tetapi juga memunculkan kontroversi terkait kepemimpinan wasit.

Sorotan utama tertuju pada keputusan yang tidak memberikan penalti kepada Kylian Mbappe dalam sebuah insiden di kotak terlarang. Situasi tersebut memicu reaksi keras dari pelatih Alvaro Arbeloa.

Advertisement

Di tengah kekecewaan itu, Arbeloa tetap menatap ke depan. Ia menegaskan keyakinannya bahwa Real Madrid masih mampu bangkit, khususnya di Liga Champions saat menghadapi Bayern Munich.

1 dari 3 halaman

Arbeloa Kritik Wasit dan VAR

Arbeloa Kritik Wasit dan VAR

Reaksi kecewa Jude Bellingham usai gagal memaksimalkan peluang di laga Real Madrid vs Girona. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meluapkan kekesalannya terhadap keputusan wasit dan sistem VAR setelah pertandingan berakhir imbang. Ia menilai timnya kembali dirugikan oleh keputusan yang kontroversial.

Insiden yang dimaksud melibatkan Kylian Mbappe yang tidak mendapatkan penalti meski mengalami pelanggaran di dalam kotak penalti. Arbeloa menyebut situasi tersebut sangat jelas.

“Bagi saya, itu jelas penalti, di sini atau bahkan di bulan sekali pun," ujar Arbeloa.

"Ini hanya satu insiden lagi untuk ditambahkan ke dalam daftar . Pekan demi pekan, selalu ada kejadian seperti ini, itulah kenyataan yang kami hadapi."

2 dari 3 halaman

Fokus ke Liga Champions dan Misi di Munich

Fokus ke Liga Champions dan Misi di Munich

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe berebut bola dengan pemain Girona, Vitor Reis di laga Liga Spanyol, 11 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Di tengah tekanan hasil imbang, Arbeloa langsung mengalihkan fokus ke laga penting berikutnya di Liga Champions. Real Madrid dijadwalkan bertandang ke markas Bayern Munich dengan target jelas: meraih kemenangan.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya akan menggunakan waktu yang tersedia untuk mengevaluasi kesalahan dan melakukan perbaikan.

“Kami akan memiliki cukup waktu untuk menganalisis kesalahan kami dan memperbaikinya. Kami akan pergi ke Jerman dengan satu tujuan, yaitu menang," imbuh Arbeloa.

3 dari 3 halaman

Keyakinan Arbeloa

Ia juga menekankan bahwa semangat dan sejarah klub akan menjadi faktor penting dalam upaya membalikkan keadaan.

“Mungkin ada yang menganggap comeback itu mustahil, tetapi kami akan berangkat dengan 25 pemain yang sepenuhnya yakin kami bisa lolos," lanjut eks pemain Los Blancos tersebut.

"Mereka mungkin merasa sebagai favorit, tetapi mereka akan menghadapi prestise lambang ini dan sejarah seragam ini, dan kami akan bertarung sebagaimana layaknya Real Madrid.”

Selain itu, Arbeloa memberikan apresiasi terhadap performa beberapa pemain. Ia menilai Jude Bellingham mulai menemukan kembali ritmenya, sementara Eduardo Camavinga dinilai tampil solid sebagai gelandang bertahan dan memberi fleksibilitas taktik bagi tim.