Arsenal Diminta Belajar Kepada Bayern Munich
Editor Bolanet | 17 Oktober 2013 18:49
- sudah berhasil mengatasi keresahan para pendukungnya pada awal musim ini. Sebelumnya Arsenal mendapat tekanan besar untuk belanja demi mengakhiri puasa gelar klub yang sudah berlangsung selama kurang lebih delapan tahun.
Isu mengenai performa Arsenal sudah mereda, kini barisan suporter Arsenal kembali mengapungkan topik mengenai harga tiket klub. Pada intinya, fans menganggap harga tiket masuk Emirates Stadium terlalu mahal. Tiket Arsenal memang yang paling mahal di Inggris.
Fans yang tergabung dalam The Black Scarf Movement mendesak klub untuk mencontoh Bayern Munich yang memasang harga tiket yang rendah. Desakan fans ini ditunjukkan dengan menyebar flyer ketika pihak klub melakukan Annual General Meeting (AGM) alias pertemuan umum tahunan.
The Black Scarf Movement mengutip pernyataan Presiden Bayern Uli Hoeness: Kami bisa saja memasang harga tiket terusan di atas 104 euro; anggaplah kami menjadikannya 300 euro. Kami akan mendapatkan penghasilan tambahan senilai 2 juta euro, tapi apa artinya uang itu buat kami? Di lantai transfer, uang sebesar itu bisa habis dalam lima menit. Tapi perbedaan 104 euro dengan 300 euro sangat besar bagi fans kami. Kami menganggap fans tidak seperti sapi yang bisa kami perah. Sepakbola, bagi kami, adalah untuk semua orang.
Selain itu, The Black Scarf Movement juga memberikan perbandingan finansial antara Arsenal dengan Bayern. (101/hsw)
Isu mengenai performa Arsenal sudah mereda, kini barisan suporter Arsenal kembali mengapungkan topik mengenai harga tiket klub. Pada intinya, fans menganggap harga tiket masuk Emirates Stadium terlalu mahal. Tiket Arsenal memang yang paling mahal di Inggris.
Fans yang tergabung dalam The Black Scarf Movement mendesak klub untuk mencontoh Bayern Munich yang memasang harga tiket yang rendah. Desakan fans ini ditunjukkan dengan menyebar flyer ketika pihak klub melakukan Annual General Meeting (AGM) alias pertemuan umum tahunan.
The Black Scarf Movement mengutip pernyataan Presiden Bayern Uli Hoeness: Kami bisa saja memasang harga tiket terusan di atas 104 euro; anggaplah kami menjadikannya 300 euro. Kami akan mendapatkan penghasilan tambahan senilai 2 juta euro, tapi apa artinya uang itu buat kami? Di lantai transfer, uang sebesar itu bisa habis dalam lima menit. Tapi perbedaan 104 euro dengan 300 euro sangat besar bagi fans kami. Kami menganggap fans tidak seperti sapi yang bisa kami perah. Sepakbola, bagi kami, adalah untuk semua orang.
Selain itu, The Black Scarf Movement juga memberikan perbandingan finansial antara Arsenal dengan Bayern. (101/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















