Arsenal: Hampir, tapi Belum Cukup
Richard Andreas | 8 Mei 2025 10:15
Bola.net - Arsenal harus mengubur impian tampil di final Liga Champions setelah kalah 1-2 dari PSG pada leg kedua semifinal di Paris. Kekalahan tersebut membuat agregat menjadi 3-1 untuk kemenangan wakil Prancis.
Kekalahan ini menambah deretan kegagalan Arsenal di fase krusial kompetisi besar. Selain itu, hasil ini menggagalkan ambisi The Gunners mencapai final pertamanya sejak tahun 2006.
Tim asuhan Mikel Arteta kembali belum mampu menembus batas antara tim pesaing dan tim juara. Harapan besar yang dibawa hingga semifinal kembali pupus di tangan lawan yang lebih siap.
Ini menjadi pertandingan ke-201 Arsenal di Liga Champions, jumlah terbanyak dari tim mana pun yang belum pernah mengangkat trofi. Kekalahan dari PSG memperpanjang catatan buruk mereka di semifinal, setelah sebelumnya gagal di Liga Europa 2020/2021 dan Piala Liga pada dua musim terakhir.
Hampir, Tapi Belum Cukup
Kekalahan ini membawa Arsenal pada kenyataan pahit: Hampir berhasil, tapi belum cukup. Declan Rice mengakui kekecewaan besar yang dirasakan tim. Ia menyebut seluruh pemain sangat ingin menjuarai kompetisi ini dan tampil di puncak kejayaan.
"Kami semua sangat menginginkannya. Kami bermain sepak bola untuk meraih trofi," ujar Rice. "Kami sudah sangat dekat, tapi itu belum cukup. Arsenal pantas bersaing dan memenangkan trofi, tapi belum ada yang bisa kami lakukan lebih."
Ia menambahkan bahwa kekalahan ini menyakitkan bagi seluruh skuad dan staf pelatih. Meski demikian, Rice menegaskan bahwa hasil ini tidak akan mendefinisikan tim, dan Arsenal akan bangkit kembali di musim berikutnya.
Tugas Berat Menanti Arteta

Kini, tugas berat menanti Mikel Arteta. Setelah gagal bersaing dalam perebutan gelar Premier League dan tersingkir dari Liga Champions, pelatih asal Spanyol itu perlu membuktikan dirinya sebagai sosok pemenang.
Padahal, Arsenal sempat menunjukkan potensi besar usai menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di perempat final.
Sebelum laga melawan PSG, Arteta menyampaikan pernyataan yang cukup kontroversial.
Ia menyebut bahwa memenangkan trofi sangat bergantung pada momen dan tempat yang tepat, seraya menyebut bahwa Arsenal memiliki poin yang cukup untuk menjadi juara dalam dua musim terakhir.
Argumen Arteta Kurang Tepat
Namun, argumen Arteta soal momentum juara dinilai kurang tepat. Arsenal berada di posisi yang sama dengan Liverpool, juara Premier League musim ini, namun gagal memanfaatkannya.
Selain itu, hitungan poin Arteta juga tidak mempertimbangkan kemungkinan Liverpool menyamai atau melampaui total poin Arsenal musim lalu.
Walau performa Arsenal di Paris cukup baik, hasil akhir tetap berbicara. Sekuat apa pun usaha yang telah dilakukan, hasilnya tetap nihil. Dan sekali lagi, The Gunners menutup musim tanpa trofi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







