Arsenal Tanpa Declan Rice di Laga Terakhir Liga Champions, Ini Penyebabnya
Richard Andreas | 29 Januari 2026 02:40
Bola.net - Arsenal akan menjamu Kairat Almaty pada laga terakhir fase liga Liga Champions musim 2025/26. Pertandingan ini menjadi kesempatan The Gunners menutup kampanye impresif mereka dengan catatan sempurna.
Tim asuhan Mikel Arteta datang ke laga ini sebagai satu-satunya peserta yang meraih tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan. Satu poin saja sudah cukup untuk memastikan Arsenal lolos langsung ke babak 16 besar sebagai pemuncak klasemen.
Namun, upaya menorehkan rekor tersebut harus dijalani tanpa salah satu pilar utama. Declan Rice dipastikan tidak bisa tampil pada laga penutup fase liga ini.
Alasan Declan Rice Absen Kontra Kairat

Declan Rice tidak masuk dalam skuad Arsenal melawan Kairat karena menjalani hukuman satu pertandingan akibat akumulasi kartu kuning. Skorsing ini membuat gelandang internasional Inggris tersebut harus menepi di laga terakhir fase liga.
Rice sempat tampil selama 26 menit dari bangku cadangan saat Arsenal menang 3-1 atas Inter Milan pekan lalu. Meski pertandingan sudah berada dalam kendali Arsenal, ia menerima kartu kuning di masa tambahan waktu karena menghentikan potensi serangan balik lawan.
Sebelumnya, Rice juga sudah mengoleksi kartu kuning dalam kemenangan Arsenal atas Athletic Club dan Olympiacos. Akumulasi tersebut akhirnya berujung pada larangan tampil di laga kontra Kairat.
Absennya Rice terasa signifikan mengingat perannya sepanjang fase liga. Ia hanya absen sekali dari seluruh pertandingan Liga Champions musim ini dan menjadi figur sentral dalam keseimbangan permainan Arsenal.
Arteta Kehabisan Opsi di Lini Tengah
Masalah Arsenal tidak berhenti pada Rice. Mikel Merino juga harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning, membuat Arteta kehilangan dua gelandang sekaligus.
Kondisi ini memicu spekulasi bahwa kartu kuning yang diterima keduanya saat melawan Inter didapat secara sengaja. Tujuannya disebut untuk menjalani hukuman di laga fase liga yang relatif tidak menentukan, bukan di fase gugur.
Terlepas dari spekulasi tersebut, kenyataannya Arteta kini kekurangan opsi di lini tengah. Rotasi tetap mungkin dilakukan, tetapi komposisi ideal menjadi lebih sulit diwujudkan.
Dalam situasi ini, salah satu dari Martin Odegaard atau Martin Zubimendi diperkirakan akan tampil sejak awal. Keduanya menjadi pilihan penting untuk menjaga kendali permainan Arsenal.
Rotasi Tetap Jadi Pilihan Arsenal
Christian Norgaard diprediksi kembali dipercaya dan berpeluang mencatatkan penampilan ketujuhnya bersama Arsenal. Gelandang tersebut menjadi salah satu opsi stabil di tengah keterbatasan skuad.
Selain itu, Eberechi Eze juga berpeluang masuk susunan pemain inti. Jika dimainkan, ini akan menjadi penampilan ketiganya dalam sepuluh laga terakhir Arsenal di semua kompetisi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Tak Lagi Terganggu Cuaca Panas Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 08:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










