Athletic Bilbao vs Arsenal: 11 Tahun Penantian Langsung Dihadapkan Ujian Berat
Gia Yuda Pradana | 16 September 2025 10:30
Bola.net - Athletic Bilbao akhirnya kembali ke Liga Champions setelah menunggu selama 11 tahun. Momen bersejarah ini langsung diwarnai ujian berat, yakni menghadapi Arsenal, semifinalis musim lalu. San Mames pun siap menjadi panggung pertemuan sarat gengsi antara dua tim dengan latar tradisi berbeda di Eropa.
Meski ini jadi pertemuan perdana Bilbao dengan Arsenal, rekam jejak mereka melawan tim Inggris cukup menarik. Dari sembilan laga kandang, Bilbao hanya dua kali menelan kekalahan. Namun, salah satunya terasa pahit, yakni saat takluk 0-3 dari Manchester United di semifinal Liga Europa musim lalu.
Arsenal sendiri tiba di Bilbao dengan kepercayaan diri tinggi. The Gunners meraih lima kemenangan beruntun atas tim Spanyol, termasuk menyingkirkan Real Madrid di babak delapan besar Liga Champions musim lalu. Hal itu membuat Bilbao wajib ekstra waspada menghadapi tren apik lawannya.
Kembalinya Athletic Bilbao ke Panggung Elite
Bagi publik San Mames, kehadiran kembali di Liga Champions terasa seperti pesta yang lama ditunggu. Sejak terakhir berlaga pada musim 2014/15, Bilbao hanya bisa menyaksikan dari kejauhan persaingan klub-klub elite Eropa. Kini, dengan skuad yang lebih segar, mereka menaruh harapan bisa menghadirkan kejutan.
Secara catatan, perjalanan Bilbao di Liga Champions belum terlalu gemilang. Dari 12 pertandingan fase utama, mereka hanya meraih tiga kemenangan. Bahkan, pada dua laga pembuka fase grup sebelumnya, hasil imbang selalu menjadi penutup cerita.
Namun, keunggulan bermain di San Mames memberi optimisme. Bilbao memenangi 14 dari 18 laga kandang terakhir di kancah Eropa. Musim lalu, mereka bahkan mencatat enam kemenangan kandang beruntun di Liga Europa sebelum dihentikan Manchester United.
Konsistensi dan Ancaman Serangan Arsenal
Arsenal datang dengan status sebagai tim mapan di Liga Champions. Setelah sempat absen, The Gunners kini menjalani musim ketiga beruntun di ajang ini. Musim lalu mereka melangkah hingga semifinal—capaian terbaik sejak 2009—sebelum dihentikan PSG dengan agregat 1-3.
Catatan Arsenal di fase grup juga sangat solid. Dari 22 pertandingan terakhir, mereka meraih 16 kemenangan dan hanya dua kali kalah. Konsistensi itu diperkuat oleh ketajaman lini depan. Bukayo Saka, misalnya, sudah mencetak sepuluh gol dalam 18 laga Liga Champions, menjadikannya pemain Inggris dengan rekor gol terbaik kedua setelah Harry Kane.
Kekuatan menyerang Arsenal semakin menakutkan dengan hadirnya Viktor Gyokeres. Musim lalu, striker asal Swedia itu membukukan enam gol dari enam penampilan di Liga Champions bersama Sporting Lisbon. Kehadirannya berpotensi jadi ancaman besar bagi pertahanan Bilbao.
Athletic Bilbao vs Arsenal: Latar Sejarah yang Berbeda
Atmosfer San Mames diyakini bakal berperan penting. Bilbao dikenal tangguh saat bermain di kandang, sementara Arsenal datang dengan catatan bagus menghadapi tim asal Spanyol. Dengan latar sejarah berbeda, laga ini bukan hanya soal tiga poin pembuka, tapi juga soal gengsi.
Bagi Bilbao, inilah momen untuk membuktikan kapasitas mereka di panggung elite setelah penantian panjang. Di sisi lain, Arsenal berambisi menjaga konsistensi di Liga Champions sekaligus memulai musim dengan kemenangan.
Yang jelas, pertemuan ini menjanjikan tensi tinggi khas kompetisi Eropa. San Mames akan bergemuruh, menandai kembalinya Athletic Bilbao ke peta besar sepak bola benua biru.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Tottenham vs Villarreal: Akankah Rekor Buruk Berlanjut?
Menggali Sejarah: Pertarungan Klasik Juventus vs Dortmund di Final Liga Champions 1997
Tottenham vs Villarreal: Duel Dua Tim yang Pernah Menundukkan Manchester United di Final Liga Europa
Prediksi Benfica vs Qarabag 17 September 2025
Prediksi Tottenham vs Villarreal 17 September 2025
Prediksi Real Madrid vs Marseille 17 September 2025
Prediksi Juventus vs Borussia Dortmund 17 September 2025
Prediksi PSV Eindhoven vs Union Saint-Gilloise 16 September 2025
Prediksi Athletic Bilbao vs Arsenal 16 September 2025
Cahaya Senja Luka Modric di San Siro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Angka Penting dari Pesta Gol Jerman atas Curacao
Piala Dunia 15 Juni 2026, 15:15
-
Hancurkan Tunisia Adalah Awal yang Bagus Bagi Swedia di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 17:17
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:45
-
Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:30
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Senegal 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













