Bagaimana Cara Bayern Munchen Mengalahkan PSG?
Afdholud Dzikry | 6 Mei 2026 14:25
Bola.net - Bayern Munchen membawa misi besar saat menjamu PSG di leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Setelah kalah 4-5 di Paris, tim asuhan Vincent Kompany harus membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri.
Bek Bayern, Jonathan Tah memastikan timnya siap menghadapi tekanan tinggi dari PSG. Ia percaya atmosfer kandang akan memberi dorongan tambahan dalam laga penentuan ini.
Leg pertama semifinal Liga Champions menjadi salah satu pertandingan paling dramatis musim ini. Sembilan gol tercipta dan menunjukkan tajamnya lini serang kedua tim, sekaligus menyisakan catatan bagi lini belakang Bayern.
Menjelang laga, Tah menekankan pentingnya detail kecil di lapangan. Konsentrasi sejak menit awal dinilai menjadi kunci untuk meredam pergerakan cepat lawan.
Kunci Hadapi Pergerakan Cair PSG

PSG dikenal dengan mobilitas tinggi di lini depan. Pergerakan tanpa bola mereka kerap membuat pertahanan lawan kehilangan bentuk.
Tah menilai disiplin posisi saja tidak cukup. Bayern perlu tampil lebih agresif dan kuat dalam duel untuk memutus aliran serangan.
Pendekatan fisik menjadi penting untuk menguasai bola kedua. Dengan cara itu, tekanan PSG bisa dikurangi sejak lini tengah.
"Mereka bergerak begitu banyak, sama seperti kami. Hal yang paling penting adalah kami harus agresif dan melakukan tekel. Kami perlu memenangkan duel dan bola kedua," ujar Jonathan Tah.
"Kami akan mencoba bermain lebih baik lagi, menciptakan lebih banyak peluang, dan meminimalisir peluang lawan. Maka laga ini pasti akan menjadi sebuah tontonan menarik," tambahnya.
Optimisme Bayern

Di leg pertama di Parc des Princes, Bayern sempat berada dalam posisi sulit. Penalti di akhir babak pertama mengubah momentum pertandingan.
Meski begitu, respons di babak kedua memberi harapan baru. Bayern mampu bangkit dan menekan balik tuan rumah dengan intensitas tinggi.
Semangat tersebut kini menjadi modal penting menjelang laga penentuan. Tim merasa mereka punya kapasitas untuk membalikkan keadaan.
"Yah, Vincent Kompany tidak berada di ruang ganti saat turun minum. Kami kebobolan penalti sesaat sebelum jeda, setelah itu mereka unggul. Jelas itu bukan perasaan yang baik, padahal kami punya periode bagus sebelumnya. Awal babak kedua memang sulit, tetapi cara kami bangkit memberikan keyakinan bahwa kami bisa melakukannya," tutur Tah.
Soliditas Pertahanan dan Gairah Bermain

Perdebatan soal komposisi lini belakang Bayern terus muncul. Namun, Tah menegaskan performa tim tidak bergantung pada satu nama.
Ia menilai semua pemain memahami perannya masing-masing. Fokus utama adalah menjaga organisasi tim tetap solid sepanjang pertandingan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menikmati permainan. Menurutnya, keseimbangan antara fokus dan gairah akan membantu tim tampil maksimal.
"Rasanya tidak peduli siapa yang berada di lapangan, pertahanan kami selalu melakukan pekerjaannya. Kita tidak seharusnya fokus pada hal yang mungkin sesekali tidak berjalan. Semua orang tahu perannya dan berkonsentrasi pada hal itu," tegasnya.
"Saya sangat menantikan pertandingan ini. Kami memang lebih tegang dan fokus, tetapi itu tertutup oleh kegembiraan, terutama setelah leg pertama. Penting bagi saya untuk tidak lupa mengapa saya mulai bermain sepak bola, yaitu kesenangan dan gairah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Bekuk AC Milan 0-2, Pelatih Ferencvaros: Ini Beneran Kan?
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:40
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalahkan AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:20
-
Rapor Pemain AC Milan usai Tumbang dari Ferencvaros: Mengecewakan Semua!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:30
-
Menang Tipis Atas AZ Alkmaar, Spalletti Acungi Jempol Performa Juventus
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:00
-
Tumbang Lawan Ferencvaros, Ruben Amorim Semprot Pemain AC Milan
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:42
-
Man of the Match AZ Alkmaar vs Juventus: Randal Kolo Muani
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:25
-
Man of the Match AC Milan vs Ferencvaros: Lenny Joseph
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 04:29
-
Hasil AC Milan vs Ferencvaros: 10 Pemain Tim Tamu Bekuk Rossoneri di San Siro!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 04:19
-
Tempat Menonton AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:35
-
Link Live Streaming AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:05
-
Cristiano Ronaldo Pensiun, Pelatih Portugal Ungkap Permintaan Terakhirnya kepada CR7
Piala Eropa 5 November 2026, 23:44
-
Jose Mourinho Berhasil Pulihkan Performa Jude Bellingham di Real Madrid
Liga Champions 5 November 2026, 23:30
-
Tempat Menonton Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 23:06
-
Usai Perpanjang Kontrak, Raphinha Tegaskan Ingin Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 5 November 2026, 23:04
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



