Bagi Real Madrid, Haram Hukumnya Kalau Kalah di Laga Final
Yaumil Azis | 5 Juni 2020 12:30
Bola.net - Pemain asal Brasil, Marcelo, sudah meraih 21 gelar selama berseragam Real Madrid. Namun tetap saja, memenangkan laga final pada sebuah kompetisi menjadi harga mati bagi klub berjuluk Los Merengues tersebut.
Entah sudah berapa banyak laga final dimainkan oleh Real Madrid sejak berdiri tahun 1902. Dan mereka membuktikan kualitasnya dengan berhasil meraih kemenangan dalam beberapa pertandingan tersebut.
Lihat saja catatan prestasinya. Real Madrid menjadi klub pertama yang meraih 10 gelar di ajang Liga Champions pada tahun 2014. Sekarang, mereka sudah memiliki 13 trofi dari pentas tertinggi Eropa itu.
Namun perlu diketahui bahwa keberhasilan itu datang dari tuntutan yang sangat tinggi dari fansnya. Wajar, Real Madrid sudah terlalu terbiasa dengan kemenangan sehingga kalah bukanlah opsi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Menang adalah Harga Mati
Mental pemenang perlu dipegang oleh para pemain Real Madrid agar bisa mempertahankan status sebagai klub yang paling dekoratif di dunia. Untungnya, seperti kata Marcelo, mereka masih memiliki mental itu.
"Yang paling penting adalah saat kami memenangkan trofi, kami tidak boleh berpikir untuk berhenti dan membiarkan waktu terlewati begitu saja," ujarnya kepada Real Madrid TV.
"Kami selalu berpikir untuk memenangkan [trofi] lebih banyak lagi, meskipun kami pernah meraihnya tiga kali berturut-turut. Saat saya tiba, Madrid mengajari saya untuk berjuang sampai akhir," lanjutnya.
"Anda harus memenangkan final. Saya belajar banyak bersama Real Madrid soal ini. Saat kami berpikir bahwa kami telah memenangkan segalanya, kami ingin menang lagi. begitulah cara kami berpikir."
Mentalitas yang Menular
Semua pemain memiliki mentalitas yang sama. Dan saat Marcelo berpikir bahwa Real Madrid sudah punya raihan trofi yang cukup, mentalitas yang ditularkan oleh rekan setimnya akan membuatnya jadi termotivasi kembali.
"Kami memiliki mentalitas untuk pertandingan seperti ini dan di akhir, anda melihat teman memberikan segalanya dan anda pun harus melakukannya juga. Sama halnya dengan pelatih."
"Motivasi membuat anda merasa baik, anda tumbuh dalam pertandingan dan saat anda sedang bermain di laga final, anda harus memenangkannya," pungkasnya.
Real Madrid masih memiliki kesempatan untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Sekarang, mereka berada di babak 16 besar dan sedang unggul secara agregat atas musuhnya, Manchester City.
(Goal International)
Baca Juga:
- Real Madrid Ingin Boyong Son Heung-min dari Tottenham
- Jadon Sancho Ternyata Hampir Gabung Real Madrid pada 2017, Mengapa Bisa Gagal?
- Ikuti Jejak Real Madrid, AC Milan Juga Kepincut Wonderkid PSG
- Dimulai dengan Kemenangan atas Barcelona, Cristiano Ronaldo Menjelma Jadi Legenda Real Madrid
- Liverpool Tawar Vinicius Junior, Bagaimana Jawaban Real Madrid?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51















