Bayern Hancurkan Atalanta 6-1, Fabio Capello: Itu Pelajaran untuk Sepak Bola Italia
Richard Andreas | 11 Maret 2026 09:28
Bola.net - Atalanta menghadapi malam yang sangat berat saat menjamu Bayern Munchen dalam pertandingan Liga Champions. Tim asal Italia itu harus menerima kekalahan telak 1-6 di kandang sendiri.
Hasil tersebut membuat peluang Atalanta untuk melaju ke perempat final menjadi sangat kecil. Mereka masih memiliki leg kedua di Jerman pekan depan, tetapi situasinya sudah sangat sulit.
Gol Mario Pasalic memang menjaga sedikit harapan bagi tim asuhan Raffaele Palladino. Namun untuk membalikkan keadaan, Atalanta membutuhkan sesuatu yang mendekati keajaiban.
Bayern Tampil Dominan Sejak Awal

Bayern Munchen tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Vincent Kompany memastikan kemenangan besar berkat gol Josip Stanisic, dua gol Michael Olise, Serge Gnabry, Jackson, dan Jamal Musiala.
Atalanta sebenarnya berhasil mencetak satu gol balasan melalui Pasalic. Namun selisih lima gol membuat jarak kedua tim terlihat sangat jauh.
Menganalisis pertandingan tersebut di studio Sky Sport, mantan pelatih Fabio Capello menilai Atalanta sebenarnya beruntung tidak kebobolan lebih banyak.
“Atalanta beruntung hanya kebobolan enam gol karena penjaga gawang mereka melakukan beberapa penyelamatan hebat. Bisa saja jumlahnya lebih banyak," ungkap Capello.
Capello juga menilai performa Bayern memberikan pelajaran bagi sepak bola Italia.
“Penampilan Bayern Munchen adalah pelajaran bagi sepak bola Italia. Tim Palladino adalah satu-satunya yang lolos ke babak 16 besar dan sebelumnya mengalahkan Borussia Dortmund, tetapi melawan tim terbaik Jerman mereka praktis tidak terlihat.”
Capello Puji Intensitas Permainan Bayern

Menurut Capello, Bayern menunjukkan kualitas permainan yang sangat tinggi sepanjang pertandingan. Ia menyoroti intensitas tekanan dan kecepatan transisi yang ditunjukkan tim asuhan Kompany.
“Saya melihat sebuah tim yang menekan dan berlari, dengan kualitas yang mengesankan di seluruh tim dalam hal umpan dan visi bermain," lanjut Capello.
“Setiap kali mereka merebut bola, mereka langsung bermain vertikal dan berlari ke ruang kosong. Dengan teknik seperti itu, mereka jelas menyebabkan banyak masalah bagi Atalanta.”
Capello juga menilai pendekatan permainan Atalanta terlalu berani. Menurutnya, tim Italia itu tampil terlalu ofensif saat menghadapi lawan dengan kualitas setinggi Bayern.
Kemenangan Besar Dibayangi Kekhawatiran Cedera
Di balik kemenangan besar tersebut, Bayern Munchen juga menghadapi kekhawatiran terkait kondisi beberapa pemainnya. Jamal Musiala terlihat mengalami masalah pada pergelangan kaki menjelang akhir pertandingan.
Insiden itu terjadi pada menit ke-87 setelah sebuah pergerakan menyerang. Musiala terlihat berjalan tertatih sebelum akhirnya digantikan oleh pelatih Vincent Kompany saat masa tambahan waktu.
Selain itu, kiper Jonas Urbig juga harus meninggalkan lapangan dengan bantuan dua staf pelatih. Ia sebelumnya bertabrakan keras dengan Nikola Krstovic sebelum Pasalic mencetak gol balasan Atalanta.
Beberapa saat sebelumnya, Alphonso Davies juga sudah lebih dulu ditarik keluar lapangan dengan air mata. Hingga pertandingan berakhir, belum ada diagnosis resmi terkait kondisi tiga pemain tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Mustahil! Newcastle Pede Singkirkan Barcelona dari Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:22
-
Ditarik Keluar di Laga Newcastle vs Barcelona, Pedri Alami Cedera?
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Tidak Mustahil! Newcastle Pede Singkirkan Barcelona dari Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:22
-
Ditarik Keluar di Laga Newcastle vs Barcelona, Pedri Alami Cedera?
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:07
-
Prediksi Celta Vigo vs Lyon 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:45
-
Prediksi Nottm Forest vs Midtjylland 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:27
-
Prediksi LOSC vs Aston Villa 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41













