Bellingham Akui Atalanta Lawan yang Sulit Dikalahkan
Editor Bolanet | 11 Desember 2024 10:50
Bola.net - Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham memberikan komentarnya terkait perlawanan Atalanta dan juga mudahnya bermain dengan Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Real Madrid menyambangi markas Atalanta, Stadion Gewiss, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB pada lanjutan Liga Champions 2024/2025. Los Blancos berhasil meraih kemenangan, namun tuan rumah memberikan perlawanan sengit.
Los Blancos menang berkat tiga gol masing-masing dari Kylian Mbappe, Vinicius Jr, dan ditutup gol Bellingham. Sementara Atalanta membalas lewat dua gol dari penalti Charles De Ketelaere dan Ademola Lookman.
Bellingham menyadari bahwa pertandingan ini akan sangat sulit bagi timnya, mengingat kualitas lawan dan atmosfer yang ada di stadion.
"Kami tahu ini akan menjadi ujian berat karena gaya permainan mereka dan suasana di stadion, jadi sangat penting bagi kami untuk bisa melewati ini," ungkapnya setelah pertandingan.
Menanggapi Taktik Gasperini dan Suasana Stadion
Bellingham juga berbicara tentang taktik man-to-man yang diterapkan oleh pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini. Ia menyebutkan bahwa strategi ini membuat permainan menjadi lebih sulit, tetapi timnya mampu menghadapinya dengan baik.
"Mereka bermain dengan taktik man-to-man yang sangat ketat, yang membuat kami harus lebih cermat dalam pergerakan," ujar Bellingham.
Selain itu, Bellingham juga menyebutkan atmosfer di Stadion Gewiss yang begitu intens. "Suasana stadion sangat luar biasa, Atalanta memiliki dukungan yang sangat kuat, dan itu memberi mereka energi lebih dalam pertandingan ini," kata Bellingham.
Bellingham Ceritakan Proses Golnya
Bellingham memberikan penjelasan detail tentang bagaimana gol ketiganya tercipta dalam laga tersebut. Ia mengingat bagaimana Vinicius Jr. menguasai bola di tengah lapangan dan melihat adanya ruang di sisi kanan.
"Vini mengambil bola di tengah, lalu Brahim masuk ke dalam menarik bek lawan dengan tekanan satu lawan satu, dan saya selalu siap untuk berlari ke belakang," ujarnya.
"Setelah berhasil mencapai bola, saya hanya berusaha membuat ruang dan mengarahkan kaki saya dengan penuh kekuatan, dan akhirnya gol itu tercipta. Saya sangat senang," tutup Bellingham.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









