Belum Waktunya Juventus Mendominasi Eropa
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 12:16
- Berpuluh tahun lalu, Juventus merupakan salah satu raksasa yang disegani di Eropa. Setelah sempat tenggelam akibat skandal Calciopoli, Juventus kembali ke percaturan elit.
Meski begitu, ini dinilai belum waktunya bagi Juventus untuk kembali mendominasi Eropa. Menurut direktur Juventus Pavel Nedved, masih ada beberapa tim yang lebih kuat dari La Vecchia Signora.
Di tahun 2005 dan 2006, kami punya skuat yang hebat, tapi gagal di Eropa. Kemudian, ada Calciopoli. Juventus sudah banyak berubah selama lima tahun terakhir. Kami kembali mendominasi Italia, tapi Eropa tak mudah ditaklukkan, kata Nedved dalam sebuah wawancara dengan iSport Blesk.
Kami memang sudah lolos ke final Liga Champions. Namun, saat ini, masih ada tiga atau empat tim yang lebih kuat dari kami. Masih banyak hal yang harus kami kerjakan (untuk bisa mendominasi Eropa), imbuhnya.
Juventus lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 12 tahun silam. Di Berlin 6 Juni nanti, Juventus akan melawan Barcelona dalam duel perebutan takhta.
Musim ini, Juventus begitu perkasa. Scudettto Serie A dan trofi Coppa Italia sudah mereka amankan. Liga Champions bisa menjadi gelar yang ketiga. Jika itu bisa diwujudkan, berarti impian Juventus untuk kembali mendominasi Eropa bakal semakin mendekati kenyataan. [initial]
(blesk/gia)
Meski begitu, ini dinilai belum waktunya bagi Juventus untuk kembali mendominasi Eropa. Menurut direktur Juventus Pavel Nedved, masih ada beberapa tim yang lebih kuat dari La Vecchia Signora.
Di tahun 2005 dan 2006, kami punya skuat yang hebat, tapi gagal di Eropa. Kemudian, ada Calciopoli. Juventus sudah banyak berubah selama lima tahun terakhir. Kami kembali mendominasi Italia, tapi Eropa tak mudah ditaklukkan, kata Nedved dalam sebuah wawancara dengan iSport Blesk.
Kami memang sudah lolos ke final Liga Champions. Namun, saat ini, masih ada tiga atau empat tim yang lebih kuat dari kami. Masih banyak hal yang harus kami kerjakan (untuk bisa mendominasi Eropa), imbuhnya.
Juventus lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 12 tahun silam. Di Berlin 6 Juni nanti, Juventus akan melawan Barcelona dalam duel perebutan takhta.
Musim ini, Juventus begitu perkasa. Scudettto Serie A dan trofi Coppa Italia sudah mereka amankan. Liga Champions bisa menjadi gelar yang ketiga. Jika itu bisa diwujudkan, berarti impian Juventus untuk kembali mendominasi Eropa bakal semakin mendekati kenyataan. [initial]
Klik Juga:
- Messi Alien, Neymar Hebat, Suarez Penyempurna
- Nedved: Juventus Akan Serang Barcelona
- Nedved Akui Kedahsyatan Trisula Maut Barcelona
- Para Pelakon Final & Juara UCL Beruntun Dengan Seragam Berbeda
- Segelintir Juara Liga Champions di Skuat Juventus
- Tangisan Barcelona di Final Liga Champions
- Kisah Pahit Juventus di Final Liga Champions
- Rekor Manis Juventus Dengan Cuneyt Cakir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41












