'Benci Madrid, Fergie Hampir Kirim Ronaldo ke Barca'
Editor Bolanet | 11 November 2014 16:13
- Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon kembali membeberkan cerita menarik mengenai saga transfer Cristiano Ronaldo dari Manchester United pada tahun 2009 silam. Menurut Calderon, manajer MU saat itu, Sir Alex Ferguson sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghadang kepindahan Ronaldo menuju Santiago Bernabeu.
Pemain asal Portugal tersebut sejatinya sudah bisa pindah pada tahun 2008, namun Ronaldo pada akhirnya menelepon Calderon yang saat itu menjabat sebagai presiden dan mengatakan bahwa Ferguson meminta agar transfer tersebut ditunda setahun. Pada akhirnya Ronaldo benar-benar pindah pada Juni 2009, saat El Real sudah berada di bawah kepemimpinan Florentino Perez.
Dalam jarak setahun tersebut, Calderon menyatakan bahwa Fergie sempat mempengaruhi jajaran petinggi MU untuk melego Ronaldo ke Barca alih-alih Madrid. Negosiasi antara kedua klub berjalan cukup lancar, namun penolakan dari Ronaldo membuat transfer tersebut urung terlaksana.
Cukup lucu sebenarnya, saya tak tahu mengapa, namun Ferguson seperti memiliki obsesi tersendiri terhadap Real Madrid. Ia sedikit membenci klub kami, kalau boleh saya bilang. Ferguson menolak tawaran kami dan menawarkan Ronaldo ke Barcelona. Kubu Barca mengatakan bahwa mereka siap menebus harga yang diajukan United, ungkap Calderon dalam acara Revista de la Liga yang ditayangkan Sky Sports.
Cristiano Ronaldo (c) AFP
Namun yang terpenting adalah Ronaldo berkata 'tidak, saya hanya ingin Real Madrid atau tidak sama sekali'. Sungguh sempurna, saya bangga akhirnya ia datang ke sini. Dia terus mencetak gol dan memberi contoh dengan perilakunya yang santun. Ronaldo adalah teladan bagi siapapun, termasuk anak-anak dan bahkan rekan setimnya sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Calderon menceritakan kembali bahwa rekor transfer 80 juta Euro yang dibayarkan Real kepada MU semuanya merupakan uang cash, tanpa cicilan sama sekali. Sebuah syarat yang diakui Calderon cukup berat, namun harus disanggupi agar salah satu transfer terbaik sepanjang sejarah itu terwujud.[initial]
(rdll/mri)
Pemain asal Portugal tersebut sejatinya sudah bisa pindah pada tahun 2008, namun Ronaldo pada akhirnya menelepon Calderon yang saat itu menjabat sebagai presiden dan mengatakan bahwa Ferguson meminta agar transfer tersebut ditunda setahun. Pada akhirnya Ronaldo benar-benar pindah pada Juni 2009, saat El Real sudah berada di bawah kepemimpinan Florentino Perez.
Dalam jarak setahun tersebut, Calderon menyatakan bahwa Fergie sempat mempengaruhi jajaran petinggi MU untuk melego Ronaldo ke Barca alih-alih Madrid. Negosiasi antara kedua klub berjalan cukup lancar, namun penolakan dari Ronaldo membuat transfer tersebut urung terlaksana.
Cukup lucu sebenarnya, saya tak tahu mengapa, namun Ferguson seperti memiliki obsesi tersendiri terhadap Real Madrid. Ia sedikit membenci klub kami, kalau boleh saya bilang. Ferguson menolak tawaran kami dan menawarkan Ronaldo ke Barcelona. Kubu Barca mengatakan bahwa mereka siap menebus harga yang diajukan United, ungkap Calderon dalam acara Revista de la Liga yang ditayangkan Sky Sports.
Namun yang terpenting adalah Ronaldo berkata 'tidak, saya hanya ingin Real Madrid atau tidak sama sekali'. Sungguh sempurna, saya bangga akhirnya ia datang ke sini. Dia terus mencetak gol dan memberi contoh dengan perilakunya yang santun. Ronaldo adalah teladan bagi siapapun, termasuk anak-anak dan bahkan rekan setimnya sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Calderon menceritakan kembali bahwa rekor transfer 80 juta Euro yang dibayarkan Real kepada MU semuanya merupakan uang cash, tanpa cicilan sama sekali. Sebuah syarat yang diakui Calderon cukup berat, namun harus disanggupi agar salah satu transfer terbaik sepanjang sejarah itu terwujud.[initial]
Baca Juga
Cruyff Kirim Pujian Untuk Ancelotti
Ancelotti: Kroos Adalah 'Profesor' Madrid Selanjutnya
Ramos Tak Permasalahkan Keegoisan Ronaldo
Ancelotti: El Real Terima Terlalu Banyak Pujian
Kakuta: Jasa Ancelotti Takkan Saya Lupakan
Jemez Anggap Madrid 'Kasihani' Liverpool di Bernabeu
Rodgers: Madrid Era Ancelotti Akan Lebih Baik Dari Barca-nya Pep
Casillas: Saya Ingin Cetak Gol di Final Liga Champions
Benzema: Mencetak Gol Bukanlah Yang Terpenting
Ramos Bandingkan Gaya Main Isco dan Bale
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
LATEST UPDATE
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




