Bukan Bukayo Saka, Pemain Terbaik Arsenal Saat Kalahkan Atletico Adalah Viktro Gyokeres
Afdholud Dzikry | 6 Mei 2026 11:19
Bola.net - Arsenal akhirnya kembali ke panggung final Liga Champions setelah penantian panjang selama dua dekade. Kemenangan tipis atas Atletico Madrid di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari tadi menjadi penentu sejarah baru bagi klub asal London Utara tersebut.
Bukayo Saka keluar sebagai pahlawan lewat gol tunggalnya yang memastikan keunggulan agregat 2-1. Hasil ini disambut sukacita luar biasa oleh para pendukung setia The Gunners yang memadati stadion.
Namun, perhatian para pengamat justru tertuju pada performa luar biasa Viktor Gyokeres. Meski namanya tidak tercatat di papan skor, sang striker dianggap memiliki peran krusial dalam membongkar pertahanan lawan.
Aksi impresif Gyokeres memancing decak kagum dari para legenda seperti Wayne Rooney, Daniel Sturridge, hingga Theo Walcott. Mereka sepakat bahwa kontribusi pemain asal Swedia itu jauh lebih besar daripada sekadar mencetak gol.
Pujian Setinggi Langit Daniel Sturridge
Daniel Sturridge secara mengejutkan menyebut Gyokeres sebagai pemain terbaik di atas lapangan malam tadi. Ia menilai sang penyerang memberikan dimensi permainan yang sangat berbeda bagi lini depan Arsenal.
Kehadiran Gyokeres terbukti mampu meringankan beban kerja barisan pertahanan The Gunners sepanjang laga. Ia bertarung memperebutkan bola-bola sulit agar rekan setimnya bisa keluar dari tekanan Atletico Madrid yang sangat disiplin.
"Viktor Gyokeres, bagi saya, adalah pemain terbaik untuk Arsenal," ujar Sturridge.
"Dia menyebabkan begitu banyak masalah, mengambil tekanan dari pertahanan. Anda melambungkan bola ke atas dan berpikir apakah bola itu akan bertahan? Dia melakukannya semua untuk mereka," jelas mantan penyerang Liverpool tersebut.
Theo Walcott Kagumi Pergerakan Tanpa Bola
Theo Walcott turut memberikan analisis mendalam mengenai betapa sulitnya menjaga seorang Viktor Gyokeres. Ia menyoroti kecerdasan sang striker dalam mengeksploitasi celah di sisi lapangan atau koridor sayap sepanjang pertandingan.
Pergerakan konstan tersebut memaksa bek tengah lawan keluar dari posisinya dan merasa tidak nyaman. Hal ini menciptakan ruang bagi pemain sayap Arsenal untuk masuk dan memberikan ancaman langsung ke gawang lawan.
"Dia berlari ke koridor sepanjang hari dan sebagai bek tengah, Anda benar-benar tidak ingin pergi ke sana," kata Walcott.
"Dia membawa pemain ke posisi di mana mereka merasa tidak nyaman. Bek tengah lawan hari ini tidak akan pernah menjalani pertandingan yang lebih sulit dari ini, tidak akan pernah," tambahnya dengan penuh keyakinan.
Wayne Rooney dan Pentingnya Kerja Kotor
Wayne Rooney melengkapi rentetan pujian tersebut dengan menonjolkan aspek kerja keras Gyokeres di lapangan. Sebagai mantan pemain yang kenyang pengalaman, Rooney paham betul nilai strategis dari seorang target man yang mau berkorban.
Gyokeres dinilai sukses melakukan "kerja kotor" yang seringkali tidak terlihat indah secara estetika namun sangat fungsional bagi taktik tim. Pergerakannya dalam membuka ruang menjadi kunci terciptanya gol penentu kemenangan yang dicetak oleh Bukayo Saka.
"Dia berada di bawah tekanan musim ini, dan mungkin dia tidak senikmat penyerang tengah lain untuk dilihat, tapi dia melakukan semua kerja kotor," ungkap Rooney.
"Itu sangat penting bagi tim dan dia tidak mencetak gol malam ini, tetapi dia memainkan peran besar dalam kemenangan Arsenal," pungkas legenda Manchester United tersebut.
Arsenal kini bersiap menatap partai puncak kompetisi kasta tertinggi Eropa dengan kepercayaan diri yang melambung tinggi. Perjuangan kolektif tim asuhan Mikel Arteta akhirnya membuahkan hasil manis yang sudah dinantikan selama 20 tahun.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

