Cerita Marcel Sabitzer yang Disia-siakan MU, Sekarang ke Final UCL
Richard Andreas | 8 Mei 2024 08:00
Bola.net - Marcel Sabitzer jadi bagian skuad Borussia Dortmund yang berhasil lolos ke final Liga Champions 2023/2024. Lolos ke final jadi capaian istimewa untuk Dortmund, juga bagi Sabitzer sendiri.
Rabu (8/5/2024) duel leg kedua semifinal UCL musim ini mulai bergulir. Ada laga PSG vs Borussia Dortmund yang berlangsung sengit di Paris.
Kemenangan 1-0 di leg pertama pekan lalu sepertinya jadi modal Dortmund tampil percaya diri. PSG memang terus menyerang selama 90 menit, bahkan sampai melepas 30 percobaan tembakan. Namun, pada akhirnya justru Dortmund yang memetik kemenangan 1-0.
Tim Jerman itu pun berhasil membuat capaian istimewa, lolos ke final Liga Champions dengan menyingkirkan PSG (agg. 2-0). Dortmund layak mendapatkan apresiasi tinggi.
Kini, untuk pertama kalinya sejak tahun 2013, Dortmund bakal bermain di final Liga Champions. Di balik keberhasilan ini, ada cerita Marcel Sabitzer, eks Manchester United yang dianggap tidak cukup bagus tapi ternyata berhasil di Dortmund.
Sabitzer pernah main untuk MU
Sabitzer juga pernah membela MU, tapi dianggap tidak cukup bagus dan tidak banyak mendapatkan kesempatan. Saat itu, Januari 2023, MU meminjam Sabitzer dari Bayern Munchen. Setan Merah memang membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah dengan segera.
Sayangnya, dalam sekitar lima bulan di Manchester, Sabitzer hanya sedikit diberi kesempatan bermain. Dia hanya turun di 11 laga Premier League 3 laga FA Cup dan 1 laga Carabao Cup.
MU lantas mengembalikan Sabitzer, tidak begitu yakin dengan kualitasnya. Nahas bagi MU, sekarang Sabitzer bermain luar biasa bersama Dortmund dan berhasil lolos ke final Liga Champions.
Ironinya, MU saat ini kekurangan gelandang berkualitas. Casemiro dan Eriksen kurang mumpuni, tapi pemain seperti Sabitzer dilepaskan begitu saja.
Saat itu cedera, MU jadi tidak yakin

Di akhir masa pinjamannya di MU, Sabitzer mengalami cedera otot Meniskus. Musim berakhir lebih cepat, tapi sebenarnya MU bisa saja membeli Sabitzer secara permanen.
Entah kenapa, MEN Sport melaporkan bahwa MU tidak jadi merekrut Sabitzer secara permanen. Kesempatan ini kemudian dilihat Dortmund yang langsung merekrut Sabitzer secara permanen dari Bayern.
Situasi Sabitzer memang cukup mengenaskan di MU. Dia direkrut hanya untuk menggantikan posisi Eriksen yang saat itu cedera, tidak pernah dianggap sebagai solusi jangka panjang.
Meski begitu, Sabitzer tidak pernah bicara negatif soal MU. Dia bersyukur pernah bermain di sana.
"Saya ingat banyak hal dari masa-masa saya di Manchester United," buka Sabitzer dalam sesi wawancara beberapa waktu lalu.
Kata Sabitzer: Terima kasih MU
Bagi Sabitzer, bermain di MU adalah soal menemukan kepercayaan dirinya kembali. Meski jarang diberi kesempatan, dia mencoba tampil maksimal setiap kali dipercaya turun ke lapangan.
"Justru karena pernah bermain di MU, saya bisa menemukan ritme kembali dan kepercayaan diri saya kembali," lanjut Sabitzer.
"Saya menunjukkan permainan apik di sana dan itu berdampak positif, sebab satu setengah tahun yang lalu semua orang meragukan saya."
"Ketika Anda bisa membuktikan diri untuk memegang peran di klub seperti ini, kepercayaan diri Anda akan meningkat," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

