Di Matteo: Chelsea Mengagumkan Meski Sempat Diremehkan
Editor Bolanet | 25 April 2012 05:30
- Mata dunia tertuju kepada yang berhasil menahan imbang dengan hanya 10 pemain. Roberto Di Matteo mengaku sangat puas dengan apa yang telah dicapai oleh timnya.
Chelsea hanya bermain dengan 10 orang setelah John Terry diusir dari lapangan. Mereka bahkan sempat tertinggal dua gol oleh gol Sergio Busquets dan Andres Iniesta namun Chelsea akhirnya tetap berhasil menyeimbangkan kedudukan. Hasil imbang ini membuat mereka lolos ke final Liga Champions karena mereka unggul agregat 3-2.
Ini merupakan pencapaian yang mengagumkan dari para pemain kami. Banyak orang yang telah meremehkan peluang kami namun kami telah menunjukkan kembali karakter yang dimiliki oleh pemain kami,' ujar pelatih Chelsea tersebut.
Kami tidak menganggap akan bermain dengan 10 orang namun kami tahu pertandingan akan berjalan dengan sulit dan bahkan lebih sulit dari yang kami bayangkan. Barcelona memiliki beberapa pemain fantastis namun kami telah menunjukkan jati diri kami.
Babak kedua bukanlah tentang taktik tapi lebih kepada tekanan, kebanggaan dan keinginan untuk lolos ke final. Kami hanya tertinggal 45 menit dari babak final dan tentang itulah babak kedua sebenarnya.
Keyakinan itu selalu ada. Kami takkan bisa mencapai final jika kami tidak meyakininya. (sky/Rev)
Chelsea hanya bermain dengan 10 orang setelah John Terry diusir dari lapangan. Mereka bahkan sempat tertinggal dua gol oleh gol Sergio Busquets dan Andres Iniesta namun Chelsea akhirnya tetap berhasil menyeimbangkan kedudukan. Hasil imbang ini membuat mereka lolos ke final Liga Champions karena mereka unggul agregat 3-2.
Ini merupakan pencapaian yang mengagumkan dari para pemain kami. Banyak orang yang telah meremehkan peluang kami namun kami telah menunjukkan kembali karakter yang dimiliki oleh pemain kami,' ujar pelatih Chelsea tersebut.
Kami tidak menganggap akan bermain dengan 10 orang namun kami tahu pertandingan akan berjalan dengan sulit dan bahkan lebih sulit dari yang kami bayangkan. Barcelona memiliki beberapa pemain fantastis namun kami telah menunjukkan jati diri kami.
Babak kedua bukanlah tentang taktik tapi lebih kepada tekanan, kebanggaan dan keinginan untuk lolos ke final. Kami hanya tertinggal 45 menit dari babak final dan tentang itulah babak kedua sebenarnya.
Keyakinan itu selalu ada. Kami takkan bisa mencapai final jika kami tidak meyakininya. (sky/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19













