Diego Costa, Buas di Liga, Jinak di Eropa
Editor Bolanet | 12 Maret 2015 09:39
- Di Premier League, Diego Costa ibarat predator buas yang sanggup memberikan ancaman bagi setiap lawan. Namun, wajah berbeda ditunjukkan striker anyar itu di pentas elit Eropa.
Dalam 21 penampilan awal di liga sejak ditransfer dari Atletico Madrid, Costa sudah mencetak 17 gol untuk timnya. Hanya saja, statistik kontras dibukukan Costa di Liga Champions 2014/15. Tak satu gol pun diukir oleh Costa dalam tujuh penampilan hingga akhirnya The Blues disingkirkan di babak 16 besar.
Bermain selama total delapan jam dan 28 menit bersama Chelsea di Liga Champions, Costa tak sekali pun mengoyak gawang lawan. Cuma satu assist yang disumbangkannya.
Pada laga terakhirnya, Kamis (12/3), Costa tampil penuh ketika Chelsea menjamu PSG dalam duel leg kedua. Skor 2-2 tercipta hingga extra time, padahal PSG bermain sepuluh orang sejak Zlatan Ibrahimovic dikartu merah menit 31, dan Chelsea pun tersingkir karena kalah gol tandang dalam agregat 3-3. Lagi-lagi, Costa gagal memberi kontribusi positif bagi timnya.
Dari semua pemain dalam laga tersebut, Costa adalah yang menghasilkan shots terbanyak. Total enam tembakan dilepas Costa, tapi hanya satu yang tepat sasaran. Shot on target tunggal Costa pada menit 117 itu masih bisa dinetralisir oleh Salvatore Sirigu di bawah mistar.
Andai kegarangan Costa di liga menular ke Eropa, mungkin kisahnya bakal berbeda. Namun, itu tak terjadi dan Chelsea harus menerima kenyataan pahit gagal melaju ke perempat final. [initial]
(opta/gia)
Dalam 21 penampilan awal di liga sejak ditransfer dari Atletico Madrid, Costa sudah mencetak 17 gol untuk timnya. Hanya saja, statistik kontras dibukukan Costa di Liga Champions 2014/15. Tak satu gol pun diukir oleh Costa dalam tujuh penampilan hingga akhirnya The Blues disingkirkan di babak 16 besar.
Bermain selama total delapan jam dan 28 menit bersama Chelsea di Liga Champions, Costa tak sekali pun mengoyak gawang lawan. Cuma satu assist yang disumbangkannya.
Pada laga terakhirnya, Kamis (12/3), Costa tampil penuh ketika Chelsea menjamu PSG dalam duel leg kedua. Skor 2-2 tercipta hingga extra time, padahal PSG bermain sepuluh orang sejak Zlatan Ibrahimovic dikartu merah menit 31, dan Chelsea pun tersingkir karena kalah gol tandang dalam agregat 3-3. Lagi-lagi, Costa gagal memberi kontribusi positif bagi timnya.
Dari semua pemain dalam laga tersebut, Costa adalah yang menghasilkan shots terbanyak. Total enam tembakan dilepas Costa, tapi hanya satu yang tepat sasaran. Shot on target tunggal Costa pada menit 117 itu masih bisa dinetralisir oleh Salvatore Sirigu di bawah mistar.
Andai kegarangan Costa di liga menular ke Eropa, mungkin kisahnya bakal berbeda. Namun, itu tak terjadi dan Chelsea harus menerima kenyataan pahit gagal melaju ke perempat final. [initial]
Klik Juga:
- Enam Tahun, Mourinho Pun Tersungkur
- Ibra Anggap Pemain Chelsea Merengek Seperti Bayi
- Video: Sikutan David Luiz ke Wajah Costa Luput Dari Pengamatan Wasit
- Video: Jungkirkan Marquinhos, Costa Lolos Dari Kartu Merah
- Beri Chelsea Hadiah Penalti, Silva Mengaku Sempat Galau
- Highlights UCL: Chelsea 2-2 PSG
- Review: 10 Pemain PSG Singkirkan Chelsea
- Kreator 42 Gol Tercepat di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54















