Dituduh Sebagai Putin-nya Sepak Bola Karena Sering Bohong, Bagaimana Respons Andrea Agnelli?
Ari Prayoga | 4 Maret 2022 11:33
Bola.net - Presiden Juventus, Andrea Agnelli enggan memberikan respons banyak terkait tuduhan dari Presiden La Liga, Javier Tebas yang menyebut dirinya sebagai Putin di sepak bola.
April 2021 lalu, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus sempat menghebohkan dunia dengan menggagas kompetisi tandingan di benua biru bernama European Super League.
Setelah tak mendapat restu dari UEFA dan sembilan dari 12 klub kontenstan mengundurkan diri, kompetisi European Super League ini pun batal digelar.
Kekesalan Aleksandar Ceferin
Baru-baru ini muncul rumor bahwa para kontenstan Super League berniat kembali mewujudkan rencana mereka. Rencana ini pun dikecam keras oleh Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin.
"Saya muak dan lelah bicara soal proyek non-sepak bola ini. Dengar, pertama-tama mereka meluncurkan gagasan tidak masuk akal di tengah pandemi, sekarang kita membaca artikel bahwa mereka berencana meluncurkan ulang gagasan itu di tengah perang," ujar Ceferin.
"Apakah saya perlu bicara lebih banyak soal orang-orang itu? Jelas mereka hidup di dunia pararel."
Tuduhan Javier Tebas
Sementara itu, Tebas juga merasa kesal dengan para penggagas European Super League, terutama Agnelli yang ia sebut sebagai Vladimir Putin di dunia sepak bola.
“Mereka telah membuat UEFA dan Premier League sebagai musim yang pertumbuhannya bertentangan dengan model mereka. Kami tahu ini, kami punya informasinya,” kata Javier Tebas.
“Mereka dapat mengatakan apa saja yang mereka inginkan tetapi mereka tetap mengerjakan ini,"
“Setiap kali saya membacanya, saya merasa marah, saya pikir mereka berbohong lebih daripada Putin, jujur saja,”
Tanggapan Andrea Agnelli
Ketika hadir dalam acara Business of Football Summit di London, Agnelli pun menolak untuk menerima pertanyaan yang berhubungan dengan pernyataan Tebas tersebut.
"Saya tidak akan menerima pertanyaan tentang [pernyataan] Tebas, argumennya berbicara sendiri. Liga Super Eropa belum mati,” tukasnya.
Sumber: Daily Mail
Jangan Lewatkan!
Bantah Proyek European Super League Gagal, Andrea Agnelli: 11 Klub Masih Ingin Lanjut!
Pro-Kontra Reaksi European Super League: Kecam Juve-Barca-Madrid, tapi UEFA Juga Mau Uang
European Super League: Diluncurkan Ulang, Juve-Barca-Madrid, Masih Simpang Siur?
Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Berniat Bikin 'Mini Super League' di Amerika Serikat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












