Dramatis! Juventus Comeback di Kandang Bodo/Glimt, Spalletti Puji Mental Baja Pemain
Editor Bolanet | 26 November 2025 07:59
Bola.net - Luciano Spalletti akhirnya bisa bernapas lega usai Juventus meraih kemenangan krusial di Liga Champions. Si Nyonya Tua sukses menumbangkan Bodo/Glimt dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini tidak didapat dengan mudah di tengah cuaca dingin Norwegia. Juventus bahkan sempat tertinggal 1-0 di babak pertama yang membuat situasi makin pelik.
Tekanan berat sempat menghantui skuad Bianconeri sepanjang laga yang berjalan dramatis tersebut. Wajah-wajah tegang terlihat jelas sebelum akhirnya pecah menjadi senyuman saat peluit panjang berbunyi.
Spalletti mengakui bahwa hasil ini sangat penting bagi stabilitas mentalitas timnya. Ia menyebut para pemain sangat menderita ketika hasil buruk terus-menerus menimpa mereka.
Akhirnya Bisa Tersenyum Lagi

Spalletti menyoroti perubahan atmosfer drastis di ruang ganti usai laga berakhir. Beban berat seolah terangkat seketika dari pundak para penggawa Juventus.
"Saya senang malam ini karena di ruang ganti saya melihat wajah-wajah bahagia," buka Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Pelatih berkepala plontos itu merasa anak asuhnya kini jauh lebih rileks.
"Atau setidaknya wajah yang lebih rileks, karena pemain juga manusia," lanjutnya.
"Mereka juga menderita ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Ini tidak seperti anggapan orang yang mengira mereka masa bodoh (laissez-faire)," tegas Spalletti.
Masterclass Pergantian Pemain

Keputusan taktik Spalletti alias starting XI sempat menimbulkan tanda tanya di awal laga. Namun, masuknya pemain pengganti mengubah jalannya pertandingan secara drastis.
Kenan Yildiz dan Jonathan David tampil sebagai game changer dari bangku cadangan. Masuknya mereka menginspirasi gol-gol dari Lois Openda, Weston McKennie, dan David sendiri.
"Ini bukan soal pilihan (starter), ini juga soal memastikan seluruh skuad berkembang," jelas Spalletti membela diri.
Baginya, kemenangan ini adalah bukti kerja keras seluruh elemen tim.
"Ini adalah kemenangan penting, yang pantas didapatkan para pemain," tambahnya.
Menaklukkan 'Lapangan Neraka'
Kandang Bodo/Glimt terkenal angker bagi tim tamu karena rumput sintetisnya yang unik. AS Roma bahkan pernah dibantai dengan skor memalukan 6-1 di tempat ini.
Namun, Juventus berhasil mengatasi tantangan kecepatan permainan tuan rumah. Mereka tetap bermain terbuka meski sempat kesulitan beradaptasi dengan pantulan bola.
"Tim memainkan permainan terbuka dan menyerang, yang terkadang menjadi perjuangan berat," analisis Spalletti.
"Bodo/Glimt bermain dengan operan dan kecepatan berpikir yang sangat mengesankan di lapangan ini, yang sempat mengintimidasi kami jika melihat laga kandang mereka sebelumnya," akunya.
Juventus Keluar dari Awan Mendung
Spalletti sebelumnya menyebut laga ini sebagai momen krusial untuk "menarik diri dari mediokritas". Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik musim Juventus yang sempat mendung.
Meski menang, sang pelatih masih melihat ada celah mental yang harus segera diperbaiki. Pemain butuh lebih banyak keberanian untuk mengambil keputusan di lapangan.
"Tim ini merasakan awan mendung di atas mereka dari segala hal yang dibicarakan orang," tutur Spalletti.
Ia menekankan bahwa latihan saja tidak cukup untuk membentuk mental juara.
"Pemain perlu tumbuh dalam hal keyakinan dan keberanian, kami butuh langkah ekstra itu baik dalam mentalitas maupun latihan kami," pungkasnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Man of the Match Bodo/Glimt vs Juventus: Kenan Yiildiz
- Fenomena Estevao: Cetak Gol di Tiga Laga Beruntun, Samai Rekor Mbappe dan Haaland di Liga Champions
- Drama di Laga Bodo/Glimt vs Juventus: Kebobolan Penalti Menit 87, Ditentukan Gol Jonathan David Menit 90+1
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Chelsea Bungkam Barcelona, Man City Tersandung, Juventus Menang Dramatis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
6 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
Liga Inggris 13 April 2026, 06:05
-
Apa Kata Liam Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan Man City di Stamford Bridge?
Liga Inggris 13 April 2026, 05:48
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45












