Eks Ofisial FIFA: Tak Ada Bukti Pengaturan Skor di Inggris
Editor Bolanet | 10 Februari 2013 23:43
- Eks ofisial FIFA Chris Eaton mengatakan bahwa, sepengetahuannya, tak ada bukti kuat tentang pengaturan skor di Inggris. Namun, menurut Eaton, kemungkinan itu tetap terbuka.
Beberapa waktu lalu, Europol mengungkap adanya penyelidikan terhadap 380 pertandingan di Eropa. Salah satunya diyakini Liga Champions 2009 antara dan di Anfield.
Eaton, yang juga merupakan mantan manajer operasional Interpol, turut bersuara mengenai skandal ini.
Anda mendengar banyak tuduhan, tapi saya tak pernah tahu ada bukti yang sangat kuat tentang pengaturan skor di Premier League atau Liga Champions. Namun bukan berarti kita tidak harus waspada, papar Eaton seperti dikutip Sky Sports.
Kita harus selalu berjaga atas setiap kemungkinan terburuk, karena ini adalah liga yang paling banyak ditonton dan paling sering dijadikan ajang taruhan di seluruh dunia, imbuhnya.
Menurut Eaton, regulasi gambling sangatlah ketat di Inggris, tapi tidak demkian halnya di Asia Tenggara. Perbedaannya sungguh besar, bahkan bisa mencapai 100 kali lipat, dan itu dapat memicu terjadinya aksi kriminal.
Para pemerintah dunia harus bergabung dan membentuk aturan tentang gambling yang skalanya internasional. Aturan level nasional sudah tidak cocok lagi untuk zaman sekarang, pungkas Eaton. (sky/gia)
Beberapa waktu lalu, Europol mengungkap adanya penyelidikan terhadap 380 pertandingan di Eropa. Salah satunya diyakini Liga Champions 2009 antara dan di Anfield.
Eaton, yang juga merupakan mantan manajer operasional Interpol, turut bersuara mengenai skandal ini.
Anda mendengar banyak tuduhan, tapi saya tak pernah tahu ada bukti yang sangat kuat tentang pengaturan skor di Premier League atau Liga Champions. Namun bukan berarti kita tidak harus waspada, papar Eaton seperti dikutip Sky Sports.
Kita harus selalu berjaga atas setiap kemungkinan terburuk, karena ini adalah liga yang paling banyak ditonton dan paling sering dijadikan ajang taruhan di seluruh dunia, imbuhnya.
Menurut Eaton, regulasi gambling sangatlah ketat di Inggris, tapi tidak demkian halnya di Asia Tenggara. Perbedaannya sungguh besar, bahkan bisa mencapai 100 kali lipat, dan itu dapat memicu terjadinya aksi kriminal.
Para pemerintah dunia harus bergabung dan membentuk aturan tentang gambling yang skalanya internasional. Aturan level nasional sudah tidak cocok lagi untuk zaman sekarang, pungkas Eaton. (sky/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



