Ekspresi Dani Olmo Viral, Pasang Wajah Muram Saat Terima Penghargaan Man of the Match Duel Atletico Madrid vs Barcelona

Ari Prayoga | 15 April 2026 10:53
Ekspresi Dani Olmo Viral, Pasang Wajah Muram Saat Terima Penghargaan Man of the Match Duel Atletico Madrid vs Barcelona
Pemain Barcelona, Dani Olmo (tengah), melindungi bola dari pemain Atletico Madrid, Thiago Almada dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Bola.net - Kegagalan Barcelona melangkah ke semifinal Liga Champions 2025/2026 menyisakan cerita emosional, terutama dari gelandang mereka, Dani Olmo. Meski tampil impresif dan meraih penghargaan individu, ekspresi kekecewaan Olmo justru menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Barcelona memang berhasil menaklukkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 pada leg kedua perempat final yang berlangsung Rabu (15/4) dini hari WIB. Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengamankan tiket ke empat besar, setelah tim asal Catalan kalah agregat 2-3 dari dua pertemuan.

Advertisement

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Blaugrana yang sempat membuka asa untuk bangkit. Gol pembuka yang dicetak Ferran Torres pada menit ke-24 lahir dari kontribusi penting Olmo, yang memberikan assist matang melalui visi bermain dan kontrol bola yang apik di lini tengah.

1 dari 3 halaman

Ekspresi Dani Olmo

Sepanjang pertandingan, Olmo memang tampil dominan. Ia mampu mengatur tempo permainan, mendistribusikan bola dengan baik, serta menjadi motor serangan tim. Performa tersebut membuatnya diganjar penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan versi UEFA.

Namun, penghargaan tersebut terasa kontras dengan ekspresi sang pemain usai laga. Alih-alih merayakan pencapaian individu, Olmo justru tampak murung dengan wajah datar dan sorot mata penuh kekecewaan, sebuah gambaran jelas betapa tersingkirnya Barcelona jauh lebih menyakitkan dibandingkan sekadar penghargaan personal.

Momen ini dengan cepat viral dan memicu beragam reaksi dari penggemar. Tidak sedikit yang mempertanyakan keputusan pemberian penghargaan tersebut. Beberapa fans menilai Olmo bukan sosok paling layak untuk menyandang predikat pemain terbaik pada laga itu.

2 dari 3 halaman

Yamal Lebih Layak?

Yamal Lebih Layak?

Lamine Yamal melempar bola dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Nama Lamine Yamal turut mencuat dalam perdebatan. Pemain muda tersebut dinilai tampil lebih eksplosif dan berkontribusi besar dalam membangun serangan. Selain itu, Ferran Torres juga dianggap memiliki peran signifikan lewat gol yang menjaga harapan tim.

Perdebatan semakin menguat setelah Olmo menyia-nyiakan peluang emas di babak kedua. Berawal dari aksi individu Lamine Yamal, bola mengarah ke Olmo dalam posisi ideal, namun tembakannya justru melambung tinggi ke tribun, momen yang disesalkan banyak pihak.

Tak hanya itu, Olmo juga terlibat dalam kontroversi ketika dijatuhkan oleh Koke di dalam kotak penalti. Meski insiden tersebut memicu protes pemain Barcelona, wasit tetap bergeming dan tidak memberikan hadiah penalti.

Pada akhirnya, malam di Madrid menjadi ironi bagi Dani Olmo. Ia tampil gemilang dan diakui secara individu, namun harus pulang dengan rasa kecewa karena kegagalan tim. Sebuah potret klasik dalam sepak bola, di mana pencapaian personal tak selalu mampu mengobati luka kolektif.