Federico Valverde yang Terlahir Kembali

Gia Yuda Pradana | 12 Maret 2026 14:33
Federico Valverde yang Terlahir Kembali
Ekspresi Federico Valverde usai mencetak gol ke gawang Manchester City, Kamis (12/3/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Los Blancos menang 3-0 berkat hat-trick Federico Valverde di Santiago Bernabeu.

Hasil ini memberi keuntungan besar bagi Real Madrid sebelum menjalani leg kedua. Selain itu, performa Valverde menghadirkan cerita kebangkitan setelah sepanjang musim menghadapi banyak kritik. Ia seolah terlahir kembali.

Advertisement

Gelandang Uruguay tersebut mencetak tiga gol dalam rentang 22 menit pada babak pertama. Real Madrid bahkan berpeluang menambah gol, tetapi penalti Vinicius Junior pada menit ke-58 gagal berbuah gol.

1 dari 2 halaman

Hat-trick Cepat Federico Valverde

Hat-trick Cepat Federico Valverde

Selebrasi pemain Real Madrid, Federico Valverde usai mencetak gol ke gawang Manchester City di leg pertama 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Gol pertama Federico Valverde lahir pada menit ke-20 melalui akselerasi tajam yang membuatnya lebih cepat mencapai bola dibanding para pemain bertahan. Penyelesaian akhirnya membawa Real Madrid unggul dan membuka jalannya pertandingan.

Tujuh menit kemudian, Valverde kembali mencetak gol lewat pergerakan tanpa bola yang cerdas di dalam kotak penalti. Ia menuntaskan peluang dengan kaki lemah layaknya seorang penyerang oportunis.

Gol ketiga menjadi momen yang menegaskan kualitasnya pada menit ke-42. Sentuhan flick melewati bek lawan diikuti voli keras yang bersarang ke gawang Manchester City.

Alvaro Arbeloa memberikan pujian tinggi setelah pertandingan. “Fede Valverde adalah Juanito abad ke-21. Segala hal yang seharusnya dimiliki pemain Real Madrid ada pada Valverde.”

2 dari 2 halaman

Dominasi Lengkap di Lapangan

Dominasi Lengkap di Lapangan

Gelandang Real Madrid, Federico Valverde merayakan gol ke gawang Manchester City di leg pertama 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Penampilan Valverde tidak hanya diukur dari tiga gol yang ia cetak. Gelandang berusia 27 tahun tersebut juga menghadirkan kontribusi besar dalam fase bertahan maupun transisi permainan.

Ia mencatat empat tekel, satu intersep, dan empat sapuan sepanjang pertandingan. Valverde juga memenangkan 11 duel serta melakukan empat dribel yang membantu Real Madrid mempertahankan kontrol permainan.

Kerja defensifnya terlihat saat membantu Trent Alexander-Arnold menghadapi Jeremy Doku di sisi kanan. Setelah itu, ia segera kembali ke tengah lapangan untuk menekan Bernardo Silva dan Rodri.

Pergerakannya juga membuat Nico O'Reilly tertahan di posisi bek kiri sehingga tidak bisa membantu Manchester City menguasai lini tengah. Peran box-to-box yang dijalankannya menghadirkan keseimbangan bagi permainan Real Madrid.

Jika hat-trick tersebut diabaikan sekalipun, Valverde tetap tampil sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan. Namun, ketika tiga gol itu ikut dihitung, penampilan tersebut berubah menjadi salah satu performa paling mengesankan dalam era modern Liga Champions.

Sumber: Managing Madrid

LATEST UPDATE