Final Liga Champions, Mbappe: Juventus vs PSG Lah!
Yaumil Azis | 14 September 2018 18:25
- Bintang PSG, Kylian Mbappe, mengakui bahwa timnya masuk dalam grup berat di Liga Champions. Tetapi, hal itu tidak mengurangi keyakinan pemain berumur 19 tahun tersebut membawa timnya hingga ke babak final.
Hasil drawing fase grup Liga Champions sedikit tidak menguntungkan bagi skuat asuhan Thomas Tuchel itu. Bisa dibilang, mereka tergabung di grup berat bersama Liverpool, Napoli, dan juga Red Star Belgrade.
Walaupun demikian, keyakinan mereka untuk mencapai babak final tetap tidak berkurang. Wajar saja jika Les Parisiens percaya diri, sebab trio lini depannya memang memiliki materi yang menakutkan.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Kylian Mbappe.
Grup yang Rumit
Kylian Mbappe, yang baru membawa timnas Prancis juara Piala Dunia 2018, mengakui bahwa grup timnya saat ini cukup rumit. Tetapi ia merasa wajar karena Liga Champions memang berisikan klub-klub besar dari seluruh Eropa.
Grup kami rumit, tetapi memang begitu alaminya Liga Champions karena itu adalah trofi yang didambakan oleh tim-tim besar di Eropa, ujar Mbappe kepada Gazzetta dello Sport.
Melawan Napoli akan menjadi sulit. Tim Ancelotti memainkan sepak bola yang bagus, dengan filosofi yang tepat serta tekanan tinggi. Dan penggemarnya juga fantastis, lanjutnya.
Walaupun ingatan saya tidak begitu menyenangkan, saya kalah 0-5 dari mereka dengan Monaco dalam laga uji coba tahun 2016 lalu, sambungnya.
Final Liga Champions?
Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, sempat menyuarakan bahwa timnya merupakan rival terbesar Juventus saat ini. Ungkapan itu ia ucapkan menyusul kedatangan Crisitiano Ronaldo ke Juventus.
Senada dengan sang presiden, Mbappe juga meyakini bahwa Bianconeri merupakan salah satu tim yang harus mereka tumbangkan. Bahkan ia yakin Les Parisiens akan bertemu Giorgio Chiellini dkk di babak final.
FInal PSG-Juventus? Saya ambil sekarang, tutupnya.
Sejak kehadiran Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan tahun 2014 lalu, Juventus menjelma menjadi salah satu tim berbahaya di Eropa. Dalam kurun waktu tiga musim, juara bertahan Serie A itu sukses mencapai final sebanyak dua kali.
Saksikan Juga Video Ini
Apa saja perbedaan antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi? Simak penjelasan Carlos Tevez pada tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













