Franck Ribery Serang Cristiano Ronaldo Soal Klaim Ballon dOr
Aga Deta | 8 Juni 2025 05:25
Bola.net - Franck Ribery memberikan jawaban yang cukup menohok kepada Cristiano Ronaldo. Komentar sang legenda Portugal memancing reaksi mantan pemain Bayern Munchen itu.
Ronaldo menyebut Liga Champions menjadi tolok ukur utama untuk meraih Ballon d’Or. Hal ini memancing protes dari Ribery.
Ribery yang hampir meraih penghargaan itu pada 2013, membalas dengan sindiran di media sosial. Ia seakan tidak setuju dengan pendapat Ronaldo tersebut.
Simak ulasan lengkap tentang perdebatan dua legenda ini.
Cristiano Ronaldo: Liga Champions Kunci Ballon dOr

Cristiano Ronaldo yang pernah meraih Ballon d’Or lima kali berbicara tentang kriteria utama penghargaan ini. Menurutnya, Liga Champions jadi faktor penentu.
“Penghargaan individu kehilangan konsensus; saya tidak bisa mengatakan siapa yang harus menang,” ungkap Ronaldo. “Menurut saya, mereka yang menonjol dan juara Liga Champions harus memenanginya.”
Ronaldo menilai, penghargaan individu saat ini sudah tidak terlalu relevan. “Saya tidak terlalu percaya pada penghargaan individu karena saya tahu apa yang terjadi di balik layar,” ucapnya.
Ia juga menyebut beberapa pemain muda sebagai kandidat. “Lamine bisa menang, seperti Dembele atau Vitinha, pemain muda lainnya… tapi penghargaan individu itu tidak terlalu penting,” tegasnya.
Franck Ribery: Sindiran Pedas di Instagram

Franck Ribery membalas komentar Ronaldo dengan unggahan di Instagram. Ia menyampaikan sindiran bernada humor.
“Jadi, kamu HARUS memenangkan Liga Champions untuk bisa meraih Ballon d’Or?” tulis Ribery disertai tiga emotikon tertawa.
Unggahan itu memperlihatkan ketidaksetujuannya dengan pernyataan Ronaldo. Ribery seolah menegaskan bahwa banyak faktor lain yang layak diperhitungkan.
Ribery sendiri pernah merasa dirugikan pada 2013 meski meraih lima trofi bersama Bayern. Ia finis di belakang Ronaldo dan Lionel Messi pada penghargaan tersebut.
Ballon dOr 2013: Kekecewaan Ribery

Dalam wawancaranya pada 2022 bersama Gazzetta dello Sport, Ribery blak-blakan soal Ballon d’Or 2013. Ia merasa keputusan itu tidak adil.
“Itu tidak adil,” ungkap Ribery. “Itu musim yang luar biasa bagi saya dan saya seharusnya menang.”
Ia pun menilai adanya kejanggalan dalam proses voting. “Mereka memperpanjang waktu voting, dan ada hal aneh yang terjadi,” tuturnya.
Ribery menduga keputusan itu bukan murni soal prestasi. “Saya merasa itu adalah pilihan politik,” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 24 Juni 2026, 02:10
-
Internal Portugal Memanas? Begini Bantahan Martinez: Malah Lebih Bersatu!
Piala Dunia 23 Juni 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Tim Voli Indonesia Bungkam Hong Kong dan Lolos ke Semifinal Princess Cup 2026
Voli 24 Juni 2026, 20:07
-
Siaran Langsung Volleyball Nations League (VNL) 2026 - Serbia vs Jepang di Vidio
Voli 24 Juni 2026, 18:04
-
Instruksi Keras Tuchel pada Djed Spence Dinilai Masih Sangat Wajar
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:35
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










