Hantu Masa Lalu Bernama Kingsley Coman
Richard Andreas | 24 Agustus 2020 06:00
Bola.net - Kingsley Coman jadi pahlawan Bayern Munchen dengan satu golnya ke gawang PSG (1-0) pada final Liga Champions 2019/20, Senin (24/8/2020) dini hari WIB. Satu gol inilah yang mengantar Bayern jadi juara Eropa.
Pertandingan sebenarnya berjalan alot dan seimbang antara dua tim sama kuat. Bayern bahkan beberapa kali tampak lebih ceroboh di belakang, tapi PSG tidak bisa memaksimalkannya.
Lalu, Coman menyambut operan Joshua Kimmich dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Keylor Navas di menit ke-60. Gol inilah yang kemudian jadi satu-satunya pembeda pertandingan sengit ini.
Apa kata Coman? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Didikan asli PSG
Gol Coman krusial untuk Bayern, tapi terasa lebih pahit untuk PSG. Betapa tidak, Coman merupakan mantan pemain PSG, bahkan produk asli akademi juara Ligue 1 tersebut.
Coman bermain bersama PSG selama 10 tahun, dari 2004 sampai 2014. Namun, dia hanya tampil empat kali untuk tim inti, yang membuatnya memilih hengkang ke Juventus.
Kini, meski luar biasa senang merayakan gelar Liga Champions, Coman mengaku sedikit berempati untuk kegagalan PSG.
"Rasanya luar biasa, saya sangat gembira. Saya 100 persen Bayern, tapi ini membuat saya sedikit kecewa untuk PSG," buka Coman kepada RMC Sports via Goal internasional.
Laga seimbang
Coman tiba di Bayern dari Juve pada tahun 2015 lalu dalam kontrak pinjaman dua tahun, yang kemudian diubah jadi permanen pada tahun 2017 silam.
Dia telah mencetak total 33 gol dalam 161 penampilan untuk Bayern, dan mengoleksi total 12 trofi bersama Bayern.
"Kami mencoba mengontrol pertandingan sejak awal. Kami menang dan kami tidak kebobolan hari ini, itulah yang paling penting," sambung Coman.
"Paris memainkan pertandingan hebat, kami memainkan pertandingan hebat, dan kami semua sangat gembira," tutupnya.
Coman dikenal sebagai pemain spesial yang terus meraih gelar liga beruntun bersama PSG, Juve, dan kini Bayern. Dia tak pernah absen menjuarai liga sampai sekarang.
Sumber: RMC Sports, Goal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match PSG vs Lyon: Mika Godts
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:05
-
Hasil PSG vs Lyon: 2 Gol Babak Kedua Bawa Les Parisiens ke Puncak Klasemen
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:00
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi PSG vs Lyon 27 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 24 Oktober 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







