Heynckes: Bayern Tidak Menyerah Kepada Takdir
Editor Bolanet | 26 Mei 2013 07:59
- Bayern Munich akhirnya menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan rival klasiknya Borussia Dortmund. Dalam pertandingan final yang digelar di Wembley, Bayern pulang dengan kemenangan 2-1.
Kemenangan itu menurut Jupp Heynckes merupakan bentuk kekuatan mental yang dimiliki klubnya. Pasalnya, Bayern sudah kalah dalam final tahun 2010 dan 2012. Ada yang menganggap Bayern memang sudah ditakdirkan untuk tak bisa juara saat ini.
Kami tidak mau menyerah kepada takdir. Kami tingkatkan perjuangan kami dan mencoba lebih keras. Sekarang anda semua bisa melihat hasilnya, ujar Heynckes setelah pertandingan.
Namun kesuksesan bayern memang tidak datang dengan mudah. Heynckes memaksa semua orang di klubnya untuk bekerja sangat keras sepanjang musim ini. Pelatih Die Roten itu juga menempa pasukannya dalam semua aspek.
Sejak musim belum bergulir, kami sudah berusaha melakukan perubahan demi peningkatan. Kami bekerja sangat keras demi meraih tujuan itu. Bukan hanya di sesi latihan, kami juga melatih aspek psikologi dan komunikasi, tambahnya. (espn/hsw)
Kemenangan itu menurut Jupp Heynckes merupakan bentuk kekuatan mental yang dimiliki klubnya. Pasalnya, Bayern sudah kalah dalam final tahun 2010 dan 2012. Ada yang menganggap Bayern memang sudah ditakdirkan untuk tak bisa juara saat ini.
Kami tidak mau menyerah kepada takdir. Kami tingkatkan perjuangan kami dan mencoba lebih keras. Sekarang anda semua bisa melihat hasilnya, ujar Heynckes setelah pertandingan.
Namun kesuksesan bayern memang tidak datang dengan mudah. Heynckes memaksa semua orang di klubnya untuk bekerja sangat keras sepanjang musim ini. Pelatih Die Roten itu juga menempa pasukannya dalam semua aspek.
Sejak musim belum bergulir, kami sudah berusaha melakukan perubahan demi peningkatan. Kami bekerja sangat keras demi meraih tujuan itu. Bukan hanya di sesi latihan, kami juga melatih aspek psikologi dan komunikasi, tambahnya. (espn/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026
Bundesliga 27 Oktober 2026, 13:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
-
Hasil Lens vs Como: Douvikas Hat-trick, I Lariani Menang Telak 9-1
Liga Champions 5 November 2026, 06:05
-
Hasil AEK Athena vs Madrid: Gol Valverde Pastikan Comeback Dramatis Los Blancos
Liga Champions 5 November 2026, 05:52
-
Tempat Menonton Leipzig vs Man City di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Slavia Praha vs Arsenal di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 01:30
-
Link Streaming Leipzig vs Man City, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 01:00
-
Link Streaming Slavia Praha vs Arsenal, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton AEK Athens vs Real Madrid di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:59
-
Manchester United Siapkan Langkah Hukum jika Real Madrid Rekrut JJ Gabriel
Liga Inggris 4 November 2026, 23:57
-
Tempat Menonton Fenerbahce vs Liverpool di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






