Ini Alasan Virgil Van Dijk Layak Raih Trofi Ballon d'Or 2019
Dimas Ardi Prasetya | 12 November 2019 18:39
Bola.net - Eks gelandang Liverpool Danny Murphy menyebut Virgil Van Dijk layak memenangkan trofi Ballon d'Or karena di sepanjang tahun 2019 ini ia telah menunjukkan performa dan pengaruh yang luar biasa bersama Liverpool.
Van Dijk tampil luar biasa sejak musim lalu bersama Liverpool. Ia awalnya membuat The Reds tampil makin solid, khususnya di lini pertahanan.
Ia kemudian membuat The Reds mampu bersaing menjadi juara Premier League. Meskipun, pada akhirnya Liverpool kalah dari Manchester City, dengan selisih satu angka saja.
Namun ia berhasil membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions. Ia mengantarkan The Reds mengalahkan tim-tim seperti Bayern Munchen, Barcelona dan kemudian Tottenham di final.
Van Dijk sendiri sudah menuai hasil dari performanya musim itu. Ia didapuk sebagai Pemain Terbaik UEFA, meski akhirnya kalah di ajang pemilihan Pemain Terbaik FIFA dari Lionel Messi.
Alasan Virgil Van Dijk Layak Menang
Saat ini Virgil Van Dijk juga dijagokan untuk bisa memenangi trofi Ballon d'Or. Namun ia juga masih harus bersaing dengan Lionel Messi dan juga kemungkinan besar Cristiano Ronaldo.
Menurut Murphy, Van Dijk lebih layak jadi pemenang trofi tersebut ketimbang Messi. Ditegaskannya, alasannya sudah jelas.
“Bagi saya, pemenangnya jelas: Virgil van Dijk. Saya percaya itu karena dampak besar yang ia miliki terhadap Liverpool Football Club," serunya pada talkSPORT.
“Ada begitu banyak aspek [keunggulan] darinya: kualitas kepemimpinannya telah tumbuh, dan pengaruhnya pada orang lain mungkin adalah alasan terbesar," tuturnya.
Empat Bek
Liverpool saat ini memiliki duo full-back terbaik di dunia dalam diri Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson. Ditegaskan oleh Murphy, keduanya bisa tampil dalam performa terbaiknya juga berkat pengaruh Van Dijk.
“Dampaknya pada kinerja para pemain di sekitarnya, terutama empat bek di belakang, sangat fenomenal. Ketika Anda memikirkan para pemain full-back, mereka telah meningkat pesat dan itu sebagian karena keamanan yang ia berikan kepada mereka untuk maju, mengetahui bahwa ia sangat mampu [diandalkan] ketika tim lain melakukan serangan balik," serunya.
Selain Trent dan Robertson, pemain lain yang juga tampil apik bersama Van Dijk adalah Joel Matip dan Joe Gomez. Keduanya sejauh ini saling berebut posisi inti di samping bek asal Belanda itu.
“Joel Matip berada di bawah radar dengan penampilannya. Ia sensasional, dan saya pikir itu karena kepastian yang ia miliki ketika ia bermain bersama Virgil. Joe Gomez juga membaik secara masif sampai cedera yang ia alami," tuturnya.
“Tetapi pengaruhnya terhadap orang lain baik-baik saja selama Anda bermain bagus sendiri, dan penampilan Van Dijk sangat sensasional," pujinya.
Mustahil Juara Liga Champions
Seperti yang disebut sebelumnya, Liverpool berhasil jadi juara Liga Champions. Menurut Murphy, keberhasilan The Reds meraih trofi keenam di sepanjang sejarah klub itu bisa terwujud berkat jasa Virgil Van Dijk.
“Mungkinkah Liverpool memenangkan Liga Champions tanpa dirinya? Saya kira jawabannya adalah tidak," klaim Murphy.
“Tentu saja, ketika Anda melihat Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino, ada banyak pemain besar. Tapi bawa Van Dijk keluar dan saya benar-benar tidak berpikir Liverpool bisa memenangkannya," serunya.
Selain Virgil Van Dijk, ada enam pemain Liverpool lain yang masuk kandidat pemenang Ballon d'Or 2019 tersebut. Mereka adalah Trent Alexander-Arnold, Alisson Becker, Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Georginio Wijnaldum.
(talksport)
Baca Juga:
- Statistik Mengejutkan Virgil van Dijk yang Jauh Lebih Baik dari Mo Salah
- Firmino Tabok Van Dijk dan Detil-detil Kecil yang Mungkin Anda Lewatkan di Laga Villa vs Liverpool
- Pengalaman Jadi Pedoman Liverpool Kejar Trofi Premier League Musim Ini
- 4 Bintang Liverpool plus Ronaldo dan Messi Masuk Nominasi Pemain Terbaik Globe Soccer Awards
- Hanya Tunggu Formalitas, Cristiano Ronaldo Menangkan Ballon d'Or 2019?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tegaskan Nico Paz Bukan Aset Dagang usai Dipulangkan 2026
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 20:57
-
Banyak Tanda Tanya, Begini Prediksi Susunan Pemain AC Milan Hadapi Cagliari
Liga Italia 2 Januari 2026, 20:35
-
Niclas Fullkrug Resmi Berseragam AC Milan, Pakai Nomor Punggung 9
Liga Italia 2 Januari 2026, 20:10
-
Kiper Barcelona Jadi Kandidat Kuat Peraih Trofi Zamora
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 19:57
-
Menunggu Dampak Instan Niclas Fullkrug di AC Milan
Liga Italia 2 Januari 2026, 19:15
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 17:38
-
Demi Jaga Peluang Juara, Arsenal Incar Bintang Muda Real Madrid Ini
Liga Inggris 2 Januari 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persebaya Surabaya 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija Jakarta vs Persijap Jepara 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:22
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM Makassar 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43







