Ini Cara Guardiola Hadapi Keganasan Messi
Editor Bolanet | 6 Mei 2015 05:49
- Untuk pertama kalinya sejak meninggalkan , Josep Guardiola akan kembali ke Camp Nou. Bukan untuk kembali menangani tim yang membesarkan dirinya, tetapi justru menghadapinya dan meraih hasil positif bersama Bayern Munich.
Kedua tim mempunyai kemiripan dalam filosofi sepak bola yang diusung, sama-sama suka memanfaatkan penguasaan bola. Oleh karenanya Guardiola melakukan beberapa penyesuaian dalam timnya.
Saya sudah memiliki gagasan sejak awal mengenai bagaimana saya ingin mengembangkan permainan, tapi saya harus mengubah beberapa hal, hal-hal yang spesifik setelah melihat pertandingan-pertandingan Barca. Saya harus melakukan penyesuaian. ungkapnya dalam konferensi pers dikutip uefa.com
Lebih lanjut, Pep juga menyadari apa yang bisa dilakukan Lionel Messi bila dalam kondisi terbaik. Pelatih 44 tahun itu pun mengakui bahwa tak ada sistem yang bisa menghentikan penyerang yang sudah membukukan delapan gol di Liga Champions musim ini.
Bila Messi dalam kondisi terbaik, tak ada pertahanan yang bisa menghentikannya. Tidak ada sistem untuk menghentikan Messi. Ia terlalu bagus.
Anda hanya harus berusaha membatasinya, menghentikan bola yang dialamatkan padanya, tapi bahkan setelah itu, anda tak bisa menghentikan Messi. [initial]
(uefa/dct)
Kedua tim mempunyai kemiripan dalam filosofi sepak bola yang diusung, sama-sama suka memanfaatkan penguasaan bola. Oleh karenanya Guardiola melakukan beberapa penyesuaian dalam timnya.
Saya sudah memiliki gagasan sejak awal mengenai bagaimana saya ingin mengembangkan permainan, tapi saya harus mengubah beberapa hal, hal-hal yang spesifik setelah melihat pertandingan-pertandingan Barca. Saya harus melakukan penyesuaian. ungkapnya dalam konferensi pers dikutip uefa.com
Lebih lanjut, Pep juga menyadari apa yang bisa dilakukan Lionel Messi bila dalam kondisi terbaik. Pelatih 44 tahun itu pun mengakui bahwa tak ada sistem yang bisa menghentikan penyerang yang sudah membukukan delapan gol di Liga Champions musim ini.
Bila Messi dalam kondisi terbaik, tak ada pertahanan yang bisa menghentikannya. Tidak ada sistem untuk menghentikan Messi. Ia terlalu bagus.
Anda hanya harus berusaha membatasinya, menghentikan bola yang dialamatkan padanya, tapi bahkan setelah itu, anda tak bisa menghentikan Messi. [initial]
Menuju final Liga Champions 2015
Xabi Alonso: Kontra Barcelona Laga Spesial Untuk Guardiola
Mengaku Sulit Temukan Kelemahan Barca, Guardiola Akan Beri Kejutan
Kembali ke Camp Nou, Guardiola Ingin Beri Yang Terbaik Bagi Bayern
Berulang Kali Hadapi Barcelona, Xabi Alonso Tantang Messi
Messi Bertekad Bawa Barcelona Raih Treble
Kembali Hadapi Bayern, Messi Yakin Tak Ulangi Kekalahan 0-7
Andres Iniesta Bicara Guardiola, Thiago dan Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












