Jelang Partai Puncak Liga Champions, Bos Inter Puji Simone Inzaghi!
Editor Bolanet | 9 Juni 2023 22:49
Bola.net - Inter Milan akan menghadapi tantangan terakhir musim 2022/23 dalam final Liga Champions pada Minggu (11/6/2023). Bos Inter Milan, Steven Zhang memuji Simone Inzaghi jelang duel melawan Man City di Istanbul.
Zhang sendiri diangkat menjadi presiden Inter Milan di tahun 2018 menggantikan Erick Thohir. Sejak menjadi pemimpin Inter, Zhang telah bekerja sama dengan beberapa pelatih top Italia.
Zhang mengaku mampu melihat beberapa karakter berbeda dari pelatih Inter dari masa ke masa. Zhang juga menilai pelatih Inter saat ini, Simone Inzaghi memiliki kelebihan tersendiri baginya.
Zhang menilai Inzaghi merupakan pelatih paling santai yang pernah bekerja sama dengannya. “Dia memiliki kualitas manajemen yang hebat dan ketenangan yang luar biasa. Ketika kami bertemu sebelum pertandingan, saya lebih gugup daripada dia. Dia adalah hadiah bagi saya,” terang Zhang dikutip dari Football Italia.
Bandingkan Dengan Conte

Zhang sendiri melihat sosok pelatih idamannya berada dalam diri Antonio Conte. Namun Zhang menjelaskan bukan berarti Inzaghi pelatih yang tidak ia sukai.
Zhang membandingkan kedua pelatih tersebut sebagai pribadi yang berbeda. “Conte adalah yang paling sulit (kerja sama), Simone (Inzaghi) yang paling sederhana.”
“Saya selalu ingin memiliki Conte di bangku cadangan sejak hari pertama kami membeli Inter. Dia adalah pelatih yang tangguh dengan kepribadian yang hebat,” tambah Zhang.
Wajar jika Zhang sangat terkesan dengan kinerja Conte di Inter. Pasalnya Conte mampu membawa Inter meraih gelar Liga Italia musim 2020/21 dengan mengakhiri dominasi Juventus selama satu dekade terakhir.
Cocok Dengan Inzaghi

Meskipun menilai Conte sebagai pelatih yang sangat baik, Zhang tetap memberikan ruang di hatinya bagi Inzaghi juga. Zhang bahkan merasa karakternya cocok dengan Inzaghi yang lebih sederhana.
Zhang mengaku bahwa dirinya memberikan kebebasan bagi Inzaghi untuk melakukan pekerjaannya sebagai pelatih. Hal itu dilakukan mengingat Zhang tak ingin mencampuri urusan yang bukan menjadi keahliannya.
Zhang bahkan menjelaskan bahwa sebagai pemilik, dirinya juga tidak suka jika ada orang yang mengajarinya cara mengelola klub sepak bola. Zhang ingin menerapkan prinsip itu dengan tak terlalu mencampuri urusan teknis kepelatihan.
“Saya menghormati setiap pilihan yang dibuat oleh Inzaghi. Sebagai presiden, saya benci siapa yang ingin mengajari saya cara menjalankan klub, jadi saya tidak membuat kesalahan yang sama dengan peran lain,” tegas Zhang.
Inzaghi sendiri sempat mendapatkan ancaman pemecatan di tengah musim 2022/23 setelah tampil buruk. Namun Inzaghi bisa membuktikan kualitasnya dengan menjadi juara Coppa Italia dan masuk ke final Liga Champions di akhir musim.
Klasemen Liga Italia
Sumber: Football Italia dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















