Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid

Gia Yuda Pradana | 17 Februari 2026 14:52
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Pelatih Benfica, Jose Mourinho merayakan kemenangan timnya 4-2 atas Real Madrid di Liga Champions. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Pertandingan Benfica vs Real Madrid pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan berlangsung di Estadio da Luz, Rabu, 18 Februari 2026, pukul 03.00 WIB. Laga ini menjadi titik temu dua raksasa Eropa dengan cerita emosional di sisi pinggir lapangan.

Jose Mourinho akan berhadapan dengan Alvaro Arbeloa, mantan pemain yang pernah ia latih ketika menangani Real Madrid. Pertemuan ini membawa nuansa taktik dan psikologis yang kuat dalam duel penting tersebut.

Advertisement

Mourinho kini memiliki opsi baru yang sebelumnya tidak tersedia pada fase sebelumnya. Kembalinya Rafa Silva membuka peluang perubahan strategi menjelang pertandingan Benfica vs Real Madrid.

1 dari 2 halaman

Rafa Silva dan Pergeseran Peran Lini Serang

Rafa Silva dan Pergeseran Peran Lini Serang

Selebrasi kiper Benfica, Anatoliy Trubin usai mencetak gol ke gawang Real Madrid di Liga Champions. (c) dok.SLBenfica

Menurut laporan Mundo Deportivo, Rafa Silva mulai masuk ke dalam rencana utama Mourinho setelah kembali ke Benfica bulan lalu. Winger berusia 32 tahun itu kini mendorong peluang tampil sebagai starter.

Kehadiran Rafa Silva memengaruhi posisi Georgiy Sudakov yang sebelumnya mengisi peran gelandang serang. Perubahan ini membuat komposisi lini depan Benfica tidak lagi bersifat tetap.

Sudakov sempat tampil impresif pada pertemuan sebelumnya melawan Real Madrid. Akan tetapi, posisinya kini tidak sepenuhnya aman karena ia tidak menjadi starter dalam dua laga terakhir yang berujung kemenangan bagi Benfica.

Mourinho menjelaskan perbedaan karakter antara kedua pemain tersebut. “Rafa memberi kedalaman lebih dibandingkan Sudakov, sementara Sudakov lebih sering turun ke lini tengah untuk menerima bola,” ujar Mourinho dalam pernyataannya.

Pelatih asal Portugal itu juga menambahkan alasan teknis pilihannya. “Rafa lebih sering menusuk ke depan dan berada di area berbahaya dalam situasi seperti itu,” lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Opsi Bermain Bersama dan Pengalaman Eropa

Opsi Bermain Bersama dan Pengalaman Eropa

Selebrasi pelatih Benfica, Jose Mourinho usai laga melawan Real Madrid di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Meski terjadi persaingan, Mourinho tidak menutup kemungkinan memainkan Rafa Silva dan Sudakov secara bersamaan. “Memainkan keduanya bersama adalah opsi bagi kami,” ucap Mourinho.

Pilihan tersebut memberi fleksibilitas taktik dalam menghadapi tekanan Real Madrid. Namun, keputusan akhir akan bergantung pada keseimbangan antara kreativitas dan kedalaman serangan.

Rafa Silva memang belum mencatat gol atau assist sejak kembali ke Benfica. Namun, pengalaman panjangnya di Liga Champions tetap menjadi nilai penting dalam laga krusial seperti ini.

Pemain asal Portugal itu telah tampil dalam 48 pertandingan Liga Champions bersama Benfica. Ia mencatat 13 gol dan empat assist sepanjang kiprahnya di kompetisi tersebut.

Jika terpilih sebagai starter, Rafa Silva akan kembali tampil di panggung Eropa setelah absen cukup lama. Situasi ini memberi Mourinho satu senjata kejutan yang bisa mengubah arah pertandingan.

Duel Benfica vs Real Madrid bukan hanya adu kualitas skuad, tetapi juga ujian kecerdikan pelatih dalam memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Strategi Mourinho dengan memasukkan Rafa Silva berpotensi menjadi pembeda pada leg pertama di Estadio da Luz.

Sumber: Madrid Universal

LATEST UPDATE