Josep Guardiola: Saya Tidak Pernah Mengkritik Atletico Madrid Loh
Yaumil Azis | 14 April 2022 09:41
Bola.net - Komentar Josep Guardiola pasca leg pertama perempat final Liga Champions antara Manchester City melawan Atletico Madrid kembali terungkit. Ia membela diri dan mengatakan kalau dirinya tidak mengkritik sang lawan.
Duel perempat final ini digelar dalam dua leg, tapi tidak menghasilkan banyak gol. Kendati demikian, begitu banyak sajian yang menarik dari pertemuan kedua klub papan atas Eropa ini.
Pertemuan pertama di Etihad Stadium pekan lalu berhasil dimenangkan Manchester City. Klub berjuluk the Citizens itu kemudian memastikan diri ke babak semifinal setelah menahan imbang Atletico dengan skor 0-0 pada hari Kamis (14/4/2022).
Sama seperti pertemuan sebelumnya, kedua tim menunjukkan gaya bermain yang berbeda 180 derajat. Manchester City tampil menyerang dan penuh kreativitas, sementara Los Rojiblancos teguh dengan permainan bertahannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Pernah Mengkritik Atletico
Perihal permainan bertahan Atletico, Guardiola pernah memberikan komentar dengan nada pujian usai leg pertama "Mereka menyesuaikan diri dan mengusung 5-5-0, sesuatu yang pada masa prasejarah hingga sekarang sangat sulit untuk ditembus," kata Guardiola dikutip Marca.
Komentar tersebut diungkit kembali oleh jurnalis pada konferensi pers Atletico Madrid pasca leg kedua. Sayang, Diego Simeone selaku pelatih tidak memberikan respon yang cukup baik perihal komentar tersebut.
Guardiola pun membela diri, mengatakan kalau dirinya tidak berniat melayangkan kritik kepada Atletico karena strategi bertahannya. Sebaliknya, pria asal Spanyol itu malah memberikan pujian kepadanya.
"Jangan salah sangka, saya tidak pernah mengkritik Atletico. Mereka mendorong kami, kami jadi lupa cara bermain. Itu pujian buat mereka," ujar Guardiola dinukil dari the Guardian.
Manchester City Hampir Tersingkir
Sungguh, Manchester City benar-benar dibuat terpojok oleh Atletico Madrid. Mereka tak mampu membuat gol dan sang lawan punya peluang besar untuk menyamakan agregat skor. Guardiola sempat ketar-ketir melihat situasi ini.
"Kami berselebrasi karena berhasil lolos tapi setelah itu, pada babak kedua kami bisa saja tersingkir. Kami benar-benar dalam masalah besar," kata Guardiola lagi.
"Mereka punya peluang untuk mencetak gol, tapi pada akhirnya gagal dilakukan. Jika kami bermain di babak semifinal seperti di babak kedua, kami takkan punya kesempatan," pungkasnya.
Pada akhirnya, City berhak melaju ke semifinal dan akan bertemu dengan Real Madrid. Publik harus menunggu cukup lama untuk menikmati sajian duel raksasa Eropa ini, sebab leg pertama baru akan digelar dua pekan lagi.
(The Guardian)
Baca Juga:
- Ogah Kasih Saran Buat Real Madrid, Diego Simeone Lebih Memilih 'Walk Out'
- Fakta: Stefan Savic 'Si Preman' Tidak Bikin Pelanggaran Pada 2 Laga Melawan Man City
- 5 Pelajaran Laga Atletico Madrid vs Manchester City: Atleti Spesialis Ribut, Citizens Bakal Juara?
- Diego Simeone Sindir Josep Guardiola Soal '5-5-0' dan 'Prasejarah': Kami Tidak Bodoh
- Tahu Tidak? Stefan Savic Dulunya Adalah Transfer Gagal Man City
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
















