Jurgen Klopp, Sang Anti-Guardiola
Richard Andreas | 5 April 2018 09:15
Bola.net - - Tidak banyak tim yang mampu mengalahkan Manchester City racikan Pep Guardiola. Selain gaya bermain yang selalu dominan, Man City saat ini juga dipenuhi banyak pemain hebat mulai dari penjaga gawang sampai barisan penyerang.
Namun, paham tersebut sepertinya tidak berlaku untuk Jurgen Klopp. Terbukti, Liverpool berhasil mempermalukan Man City tiga gol tanpa balas saat menjamu mereka di Anfield pada leg pertama delapan besar Liga Champions, Kamis (5/4) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut merupakan yang kedua bagi Klopp atas Man City, yang pertama terjadi di paruh kedua Premier League beberapa waktu lalu dengan skor besar 4-3. Taktik Klopp selalu manjur melawan Man City, dia pun dapat dinobatkan sebagai anti-guardiola.
Dilansir dari laman resmi liverpoolfc, Klopp berkata: Kami sempurna dalam menciptakan ruang kosong dan sekaligus sangat aktif menutup ruang gerak mereka.
Dalam jenis permainan yang dominan bertahan ini, kami tidak boleh terlalu dalam, kami harus berada di lokasi yang tepat di lapangan jadi ketika kami berhasil merebut bola maka ada kesempatan besar bagi kami untuk memanfaatkan ruang kosong tersebut, sambung dia.
Karena anda tidak bisa memainkan sepak bola dengan berbagai pola fantastis ini jika anda tidak bisa memanfaatkan semua ruang kosong dan langsung bergerak kompak saat dibutuhkan.
Itulah kunci kemenangan Liverpool menurut Klopp. Yakni saat tim mampu bergerak dengan kompak dan saat bola berhasil direbut, para pemain harus memanfaatkan ruang kosong untuk menyerang.
Kami berhasil memanfaatkannya dengan baik dan mencetak tiga gol fantastis, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




