Juventus Coba Hentikan Tradisi Seri di Eropa
Editor Bolanet | 23 Oktober 2012 20:13
- Menang nampaknya menjadi kata-kata tabu bagi di ajang Liga Champions. Akan tetapi, pada laga kontra nanti, Bianconeri akan berupaya menghapuskan hal tersebut.
Juventus memang sangat perkasa di Serie A. Terbukti dari delapan laga yang mereka jalani, tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan dan hanya satu kali bermain imbang.
Akan tetapi, rekor tersebut tidak bisa mereka tularkan di kancah Eropa. Dua laga pembuka di Liga Champions La Vecchia Signora berakhir imbang. Hasil tersebut ternyata memperpanjang catatan hasil seri yang mereka torehkan di kancah Eropa.
Dua hasil imbang tersebut, membuat Juventus secara beruntun mendapatkan hasil seri di kancah Eropa. Enam hasil sebelumnya, mereka torehkan kala bermain di ajang Liga Europa saat berada di bawah kepemimpinan Luigi Del Neri.
Kemenangan terakhir Juventus di Liga Europa didapatkan pada Oktober 2010 saat mereka bersua Sturm Graz. Sedangkan di ajang Liga Champions, Si Nyonya Tua terakhir kali mencicipi kemenangan pada November 2009 sat menghadapi Maccabi Haifa dengan skor 1-0 yang dicetak Mauro Camoranesi. (foti/bgn)
Juventus memang sangat perkasa di Serie A. Terbukti dari delapan laga yang mereka jalani, tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan dan hanya satu kali bermain imbang.
Akan tetapi, rekor tersebut tidak bisa mereka tularkan di kancah Eropa. Dua laga pembuka di Liga Champions La Vecchia Signora berakhir imbang. Hasil tersebut ternyata memperpanjang catatan hasil seri yang mereka torehkan di kancah Eropa.
Dua hasil imbang tersebut, membuat Juventus secara beruntun mendapatkan hasil seri di kancah Eropa. Enam hasil sebelumnya, mereka torehkan kala bermain di ajang Liga Europa saat berada di bawah kepemimpinan Luigi Del Neri.
Kemenangan terakhir Juventus di Liga Europa didapatkan pada Oktober 2010 saat mereka bersua Sturm Graz. Sedangkan di ajang Liga Champions, Si Nyonya Tua terakhir kali mencicipi kemenangan pada November 2009 sat menghadapi Maccabi Haifa dengan skor 1-0 yang dicetak Mauro Camoranesi. (foti/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris
Piala Dunia 15 Juni 2026, 10:14
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28




















