Juventus Kalahkan Pafos 2-0, Kenan Yildiz Malah Mengkritik Dirinya Sendiri: Saya Bisa Lebih Baik!
Afdholud Dzikry | 11 Desember 2025 07:31
Bola.net - Kenan Yildiz terpilih menjadi bintang lapangan saat Juventus menang di Liga Champions. Namun, sang wonderkid merasa belum tampil sempurna.
Juventus sukses mengalahkan Pafos dengan skor meyakinkan 2-0, Kamis (12/12/2025) dini hari WIB. Yildiz dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi krusialnya.
Meski mendapat penghargaan individu, ia justru mengkritik dirinya sendiri. Ada momen emas yang menurutnya bisa dieksekusi jauh lebih baik.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pelipur lara bagi Si Nyonya Tua. Sebelumnya, mental mereka sempat anjlok usai ditekuk Napoli di Serie A.
Menyesal Lewatkan Momen Assist

Yildiz sebenarnya tampil impresif sepanjang laga. Namun, ia menyesali satu peluang emas yang terbuang percuma.
Ia merasa seharusnya memberikan assist lebih awal kepada Jonathan David. Visinya sempat terhalang di momen krusial tersebut.
"Kemenangan ini untuk tim, tapi saya bisa melakukan lebih baik saat gagal mencetak gol," ujar Yildiz kepada Sky Sport Italia.
"Saya seharusnya memberikan assist untuk David, tapi saya tidak melihatnya. Setidaknya saya melakukannya (memberi assist) nanti."
Bangkit dari Cemoohan Fans
Laga ini sejatinya tidak berjalan mulus sejak menit awal. Babak pertama berjalan alot dan penuh tekanan bagi tuan rumah.
Fans Juventus bahkan sempat mencemooh tim saat jeda turun minum. Pasalnya, Pafos justru memiliki peluang mencetak gol lebih berbahaya.
"Itu performa yang bagus, saya pikir babak pertama juga bagus dan kami hanya kurang gol," tegas Yildiz membela timnya.
"Kami punya determinasi lebih setelah jeda istirahat dan melakukannya dengan baik."
Weston McKennie akhirnya memecah kebuntuan lewat tembakan keras. Enam menit berselang, Jonathan David mengunci kemenangan lewat skema serangan apik.
Obat Luka Usai Dihajar Napoli
Hasil positif ini sangat krusial bagi moral skuad asuhan Thiago Motta. Kekalahan dari Napoli akhir pekan lalu sempat memukul mental mereka.
Yildiz mengakui bahwa timnya butuh respons cepat. Tiga poin ini menjadi bukti mereka sudah move on dari hasil buruk.
"Kekalahan (dari Napoli) itu menyakitkan bagi kami. Kami berlatih dengan konsentrasi penuh," aku pemain asal Turki tersebut.
"Kami menunjukkan performa yang bagus hari ini dan berharap untuk terus berkembang."
Rahasia Latihan Gila
Luciano Spalletti sempat memuji etos kerja Yildiz yang luar biasa. Hal-hal ajaib sering terjadi di sesi latihan tertutup.
Yildiz mengaku hanya berusaha memberikan segalanya di setiap sesi. Latihan keras adalah kunci performa konsistennya di lapangan.
"Saya tidak tahu, saya selalu memberikan 100 persen saat latihan," buka pemain bernomor punggung 10 itu dengan rendah hati.
"Itu membantu saya berkembang dan artinya saya bisa membantu tim dalam situasi pertandingan sesungguhnya."
Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Juventus di Eropa. Sebelumnya, mereka sukses mencuri poin penuh di kandang Bodo/Glimt.
Tambahan tiga poin mendongkrak posisi Bianconeri ke peringkat 17 klasemen. Asa untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka lebar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Mbappe, Federico Valverde Jadi Pemain Terbaik Real Madrid di 2026
Liga Champions 12 Maret 2026, 22:42
-
10 Tahun di Leverkusen, Kai Havertz Lukai Mantan Klub Lewat Penalti Telat
Liga Champions 12 Maret 2026, 21:12
LATEST UPDATE
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
-
Bukayo Saka Dikritik, Bukayo Saka Dibela
Liga Inggris 14 Maret 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54








