Juventus Tersingkir Karena Secara Mental dan Semangat Sudah Mati
Editor Bolanet | 21 Februari 2025 13:15
Bola.net - Juventus kembali menuai kritik setelah gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Kekalahan 1-3 dari PSV Eindhoven di leg kedua play-off membuat Bianconeri tersingkir dari kompetisi bergengsi tersebut, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB.
Luca Toni, mantan bintang Fiorentina dan Italia, menyebut Juventus secara mental sudah mati dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, tim asuhan Thiago Motta tidak menunjukkan sikap dan determinasi tepat yang dibutuhkan dalam laga besar.
Toni juga menilai PSV layak lolos karena tampil lebih dominan secara fisik dan atletik. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Juventus yang sebelumnya diharapkan bisa memberikan performa lebih baik.
Juventus Tampil Tanpa Semangat

Luca Toni tidak ragu menyebut Juventus tampil tanpa semangat dan determinasi saat menghadapi PSV. Menurutnya, Bianconeri gagal memberikan perlawanan yang berarti ketika di atas lapangan.
Tak hanya itu, ketiadaan sosok pemimpin di dalam tim juga menjadi pembeda antara kedua tim. Dan itu yang membuat Bianconeri tak menunjukkan sikap yang dibutuhkan untuk lolos 16 besar Liga Champions.
"PSV mendominasi secara fisik dan dua kali lebih cepat secara atletik. Menurut saya, ada kekurangan pemain yang bisa memimpin tim," kata Toni.
Ia juga menyoroti kurangnya kemarahan dan tekad dari para pemain Juventus. "Saya tidak melihat kemarahan atau determinasi yang dibutuhkan dalam pertandingan ini," tambahnya.
PSV Layak Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions

PSV Eindhoven berhasil membalikkan agregat setelah kalah 1-2 di leg pertama. Kemenangan 3-1 di kandang sendiri membuat mereka layak melaju ke babak berikutnya.
Toni menegaskan bahwa PSV tampil lebih baik dan layak meraih kemenangan. "PSV benar-benar layak lolos. Mereka mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir," ujarnya.
Meskipun mengkritik performa Juventus secara keseluruhan, namun pahlawan Italia di Piala Dunia 2006 ini tak lupa memuji penampilan kiper Juventus, Michele Di Gregorio. Menurutnya, kiper Italia itu merupakan salah satu pemain terbaik di lapangan. "Salah satu yang terbaik di lapangan adalah Di Gregorio," kata Toni.
Juventus Gagal di Laga Besar
Tiga dari lima kekalahan Juventus musim ini terjadi di Liga Champions. Dua lainnya adalah saat mereka kalah di Supercoppa Italiana dan saat melawan Napoli di Serie A.
Dikatakan Luca Toni bahwa apa yang terjadi pada Juventus di laga-laga yang menentukan membuatnya sedikit heran. "Biasanya, Juventus tidak gagal di laga penting, tapi kali ini pendekatan mereka salah total," ujarnya.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Juventus yang ingin kembali bersaing di panggung Eropa. Performa tim diharapkan bisa segera membaik untuk menyelamatkan sisa musim ini.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Thiago Motta dalam Tekanan Setelah Juventus Tersingkir dari Liga Champions
Gak Boleh Balik! Juventus Bakal Permanenkan Randal Kolo Muani
Juventus Memang Lawan Favorit Ivan Perisic
PSV Eindhoven Singkirkan Juventus, Lolos ke 16 Besar Liga Champions!
PSV dan Mentalitas Pemenang: Tahu Harus Mencetak Gol Lebih Banyak dari Juventus dan Mereka Melakukannya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














