Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 25 Februari 2026 08:11
Bola.net - Laga Inter vs Bodo/Glimt berakhir dengan kepedihan bagi publik tuan rumah yang memadati Stadion San Siro. Meskipun tampil dominan, skuad asuhan Cristian Chivu harus mengakui keunggulan wakil Norwegia dengan skor tipis 1-2.
Laga Inter vs Bodo/Glimt ini memastikan langkah tim tamu melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya. Agregat akhir 2-5 memperlihatkan betapa efektifnya strategi yang diterapkan oleh sang lawan dalam dua pertandingan.
Upaya maksimal para pemain tidak cukup untuk membendung skema serangan balik yang sangat rapi. Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi tim sebelum kembali fokus ke kompetisi domestik.
Efektivitas Serangan Balik Tim Tamu

Jens Petter Hauge membuka keunggulan pada menit ke-58. Keadaan semakin sulit bagi tuan rumah setelah Hakon Evjen menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-72.
Harapan sempat muncul ketika Alessandro Bastoni memperkecil ketertinggalan dalam duel Inter vs Bodo/Glimt ini pada menit ke-76. Tuan rumah terus menekan hingga menit akhir, tetapi pertahanan kokoh lawan sangat sulit untuk ditembus kembali.
Pengakuan dari Sisi Teknis Pemain

"Kalah seperti ini adalah bagian dari sepak bola, hal itu biasa terjadi," ungkap Nicolo Barella kepada Sky Sport. Ia menyatakan bahwa timnya seharusnya mencetak gol pertama, tapi mereka gagal mewujudkannya di lapangan.
Gelandang Italia tersebut juga memberikan ucapan selamat kepada lawan yang berhasil menang dalam dua pertemuan sekaligus. "Kami sudah mencoba, tetapi mereka lebih baik dari kami," pungkasnya dengan nada yang penuh kekecewaan.
Faktor Keberuntungan yang Menghilang

Yann Bisseck menyatakan bahwa faktor keberuntungan tidak berpihak pada tuan rumah dalam laga Inter vs Bodo/Glimt ini. Ia merasa bola seolah enggan masuk ke gawang lawan meskipun tekanan bertubi-tubi terus diberikan oleh rekan-rekannya.
Bek tersebut mengakui bahwa lawan telah melakukan tugas mereka dengan sangat disiplin sepanjang pertandingan berlangsung. Namun, ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit karena hari esok selalu membawa tantangan baru.
Luis Henrique menegaskan bahwa seluruh penggawa tim sudah mengerahkan segala kemampuan terbaik mereka di depan pendukung sendiri. Pertandingan Inter vs Bodo/Glimt ini membuktikan bahwa kerja keras saja terkadang tidak cukup tanpa penyelesaian akhir yang tajam.
Kekalahan di San Siro ini resmi menutup perjalanan wakil Italia di ajang paling bergengsi Eropa pada musim ini. Akan tetapi, semangat juang para pemain tetap diapresiasi oleh para pendukung setia yang hadir hingga laga usai.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Inter vs Fiorentina: Jadwal Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 Oktober 2026, 15:30
-
Prediksi Inter vs Fiorentina 25 Oktober 2026
Liga Italia 24 Oktober 2026, 08:17
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



