Ketika Nuno Mendes 'Kryptonite' jadi Mohamed Salah dan Bukayo Saka
Asad Arifin | 30 April 2025 08:41
Bola.net - Mohamed Salah dan Bukayo Saka memiliki reputasi sebagai penyerang sayap terbaik di Premier League. Namun, di hadapan pemain PSG, Nuno Mendes, dua pemain tajam itu tidak mampu berbuat banyak dan bikin gol.
PSG baru saja memainkan leg pertama babak semifinal Liga Champions 2024/2025 lawan Arsenal. Tandang ke Stadion Emirates, PSG menang dengan skor 1-0 lewat gol Ousmane Dembele pada menit ke-4.
Gigio Donnarumma dapat banyak pujian atas hasil tersebut. Vitinha juga dinilai tampil sangat bagus di lini tengah. Namun, kemenangan PSG tidak lepas dari penampilan impresif Nuno Mendes di sektor kiri lini belakang.
Nuno Mendes membuat Bukayo Saka tak punya banyak ruang gerak. Meskipun bisa mendekati kotak penalti, Saka kesulitan untuk melewati Nuno Mendes. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Nuno Mendes jadi Kryptonite bagi Mohamed Salah

Mohamed Salah tampil luar biasa pada musim 2024/2025. Salah diharapkan menggendong Liverpool di Liga Champions. Namun, langkah mereka harus terhenti pada babak 32 Besar. Liverpool dikalahkan PSG pada leg kedua di Anfield.
Pada duel leg kedua di Anfield, Nuno Mendes tampil sangat bagus. Dia membuat Salah tidak banyak dapat peluang. Pada hari itu, pemain asal Portugal itu jadi 'kryptonite' bagi Salah.
Nuno Mendes mendapatkan rating 8.35 dari WhoScored, menjadikannya salah satu pemain terbaik di laga tersebut. Ia terus membatasi ruang gerak Salah, yang terlihat frustrasi dan tidak banyak berkutik.
Selain itu, ia juga aktif melakukan intervensi defensif di sepertiga akhir lapangan PSG. Sayangnya, ia sempat mengalami cedera di babak tambahan waktu.
Setelah Mohamed Salah, Bukayo Saka yang Dikantongi

Nuno Mendes bersama kuartet bek PSG lainnya (Hakimi, Marquinhos, Pacho) berhasil meredam agresivitas lini serang Arsenal yang diisi pemain-pemain cepat seperti Saka, Trossard, dan Martinelli.
Soliditas pertahanan PSG, termasuk kontribusi Mendes, membuat gawang Donnarumma aman dari kebobolan hingga turun minum. Performa apik Mendes berlanjut pada babak kedua dan PSG tetap tidak kebobolan.
Performa Mendes tidak sempurna. Pada beberapa momen, Mendes dilewati lawan. Akurasi tekel pemain 22 tahun juga tidak cukup bagus. Namun, dalam menjaga ruang dan membaca permainan, Mendes bisa dibilang sukses besar.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Messi yang Terus Berevolusi
Piala Dunia 9 Juni 2026, 10:58
-
Piala Dunia 2026: Declan Rice Diangkat Jadi Wakil Kapten Inggris
Piala Dunia 8 Juni 2026, 09:32
-
10 Bek Elite di Panggung Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 08:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

















