Kisah di Balik iPad Mikel Arteta: Dilema Pilih Pemain Sebelum Arsenal Lolos ke Final Liga Champions
Afdholud Dzikry | 6 Mei 2026 08:34
Bola.net - Mikel Arteta membeberkan sebuah cerita menarik dari balik layar sesaat sebelum Arsenal memastikan tiket final Liga Champions. Manajer asal Spanyol itu ternyata sempat terjebak dalam dilema besar mengenai siapa yang harus turun sebagai starter melawan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions.
Ia menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengutak-atik strategi demi menemukan taktik tepat melawan Atletico Madrid. Meskipun sudah melakukan analisis mendalam, Arteta justru mengambil keputusan akhir yang cukup mengejutkan di Emirates Stadium.
Hasilnya terbukti sangat efektif bagi tim berjuluk Meriam London tersebut. Gol tunggal Bukayo Saka di akhir babak pertama menjadi pembeda yang mengantar Arsenal unggul agregat 2-1 atas skuad asuhan Diego Simeone.
Kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke partai puncak kompetisi elit Eropa setelah penantian panjang selama dua dekade. Kini, mereka hanya berjarak satu langkah dari trofi juara sekaligus ambisi meraih gelar ganda musim ini.
Simulasi Tak Terbatas dalam iPad
Arteta menunjukkan betapa detailnya persiapan yang ia lakukan melalui perangkat digital miliknya sebelum laga dimulai. Ia mengaku terus memutar otak untuk mengantisipasi setiap perubahan taktik yang mungkin dilakukan oleh tim tamu.
Berbagai skenario pertandingan telah ia susun dengan teliti, mulai dari susunan pemain inti hingga rencana pergantian pemain. Namun, pada akhirnya semua perhitungan teknis tersebut harus berhadapan dengan insting kuat sang manajer.
"Jika Anda melihat iPad saya, jumlah susunan pemain yang telah saya buat, ubah, dan putar kembali sangat banyak. Bagaimana dengan ini, kemungkinan pergantian pemain, jika mereka melakukan itu, kami melakukan ini. Pada akhirnya itu adalah firasat saya," ungkap Mikel Arteta.
Dilema Arteta
Keputusan mempertahankan susunan pemain yang sama dengan laga sebelumnya didasari oleh performa apik tim saat melawan Fulham. Arteta merasakan ada energi positif yang harus dipertahankan demi menjaga momentum kemenangan timnya.
Meski demikian, kebijakan ini memaksa beberapa nama besar harus rela mengawali pertandingan dari bangku cadangan. Arteta mengakui bahwa momen tersebut merupakan salah satu bagian tersulit dalam tugasnya sebagai pemimpin tim.
"Saya memiliki perasaan yang sangat baik dari apa yang saya lihat beberapa hari lalu melawan Fulham. Melakukan hal tersebut terasa menyakitkan karena sulit untuk meninggalkan pemain-pemain penting karena mereka semua ingin terlibat," jelas Arteta.
"Anda melihat semua finisher (pemain pengganti), cara mereka masuk ke lapangan dan betapa banyak mereka membantu tim," tambahnya memuji kontribusi seluruh skuad.
Kebanggaan Sebagai Pelatih
Setelah pertandingan yang melelahkan tersebut berakhir, emosi Arteta pecah saat melihat kebahagiaan di wajah para pendukung. Baginya, momen keberhasilan ini bukan sekadar soal statistik atau taktik di atas kertas.
Ia mendedikasikan pencapaian bersejarah ini untuk keluarganya dan seluruh staf klub yang telah bekerja keras di balik layar. Segala keraguan yang sempat muncul saat menyusun tim di iPad seketika sirna melihat hasil yang dicapai.
"Anda bisa berpikir ini akan menjadi malam yang indah, tetapi saat Anda menatap mata seseorang dan mereka memiliki ekspresi seperti itu, dan melihat suporter sangat bangga, itulah saat pekerjaan kami masuk akal," kata Arteta emosional.
"Banyak waktu lain yang sulit untuk menemukan alasan tepat mengapa kami melakukan apa yang kami lakukan, tetapi ketika hal-hal ini terjadi, semuanya menjadi layak," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Menyerah? Tak Ada Tawaran Baru untuk Julian Alvarez
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 15:31
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Malam Ini
Piala Dunia 20 Juni 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







