Kontroversi Arsenal vs Atletico Madrid: David Beckham Sebut Tim Tamu Harusnya Dapat Penalti

Ari Prayoga | 6 Mei 2026 06:48
Kontroversi Arsenal vs Atletico Madrid: David Beckham Sebut Tim Tamu Harusnya Dapat Penalti
Selebrasi skuad Arsenal usai memastikan tiket ke final Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Langkah Arsenal ke final Liga Champions musim 2025/2026 tak lepas dari kontroversi. Leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid diwarnai keputusan wasit yang menuai sorotan, termasuk dari legenda sepak bola Inggris, David Beckham.

Dalam laga yang digelar di Emirates Stadium, Arsenal sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0. Gol semata wayang Bukayo Saka di babak pertama cukup untuk memastikan keunggulan agregat dan membawa The Gunners melangkah ke partai puncak untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir.

Advertisement

Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul perdebatan terkait keputusan wasit Daniel Siebert yang dianggap merugikan Atletico Madrid.

1 dari 3 halaman

Momen Kontroversial di Kotak Penalti

Momen Kontroversial di Kotak Penalti

Duel Myles Lewis-Skelly dan Johnny Cardoso dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Insiden yang menjadi sorotan terjadi saat Riccardo Calafiori diduga melakukan pelanggaran terhadap Antoine Griezmann di dalam kotak terlarang. Bek Arsenal tersebut terlihat menginjak Griezmann dalam situasi perebutan bola.

Sayangnya bagi Atletico, wasit sudah lebih dulu menghentikan permainan akibat pelanggaran Marc Pubil terhadap Gabriel Magalhaes beberapa detik sebelumnya. Keputusan ini otomatis membatalkan potensi penalti bagi tim tamu.

David Beckham, yang menyaksikan pertandingan melalui program “Beckham & Friends”, langsung bereaksi keras terhadap keputusan tersebut. Ia menilai pelanggaran terhadap Gabriel seharusnya tidak pernah terjadi.

“Ya Tuhan, itu bukan pelanggaran. Sama sekali bukan pelanggaran,” ujar Beckham. “Justru yang terjadi setelahnya itu pelanggaran jelas. Itu seharusnya penalti.”

2 dari 3 halaman

Perdebatan Analisis dan Sudut Pandang

Perdebatan Analisis dan Sudut Pandang

Selebrasi Bukayo Saka usai laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Dalam tayangan yang sama, aktor Tom Hiddleston turut memberikan pandangannya. Ia membandingkan insiden tersebut dengan kejadian serupa di leg pertama, yang melibatkan Eberechi Eze dan tidak berujung penalti.

Namun Beckham memiliki pandangan berbeda. Ia mengaku tidak sepenuhnya yakin bahwa insiden sebelumnya layak diganjar penalti. “Saya tidak berpikir itu penalti. Saya rasa tidak ada kontak yang signifikan,” tambahnya.

Perdebatan ini semakin menegaskan betapa tipisnya batas antara pelanggaran dan keputusan wasit dalam pertandingan level tertinggi seperti Liga Champions.

3 dari 3 halaman

Atletico Minim Ancaman, Arsenal Lebih Efektif

Atletico Minim Ancaman, Arsenal Lebih Efektif

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Terlepas dari kontroversi tersebut, Atletico Madrid dinilai kurang mampu memberikan tekanan berarti sepanjang pertandingan. Tim asuhan Diego Simeone hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dari total lima percobaan.

Sebaliknya, Arsenal tampil lebih dominan dengan 13 percobaan ke gawang. Bahkan, mereka berpeluang menggandakan keunggulan jika Viktor Gyokeres mampu memaksimalkan peluang emas dari jarak dekat.

Kemenangan ini pun dinilai layak bagi Arsenal yang tampil lebih konsisten sepanjang dua leg semifinal.

LATEST UPDATE