Kontroversi PSG vs Bayern: Tuan Rumah Harusnya Tidak Dapat Penalti?
Ari Prayoga | 29 April 2026 07:49
Bola.net - Pertandingan spektakuler antara PSG vs Bayern Munchen yang berakhir dengan skor 5-4, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB tak hanya menyajikan hujan gol, tetapi juga memicu perdebatan panas terkait keputusan wasit.
Salah satu momen paling disorot dalam laga semifinal Liga Champions tersebut adalah pemberian penalti kepada PSG yang dinilai kontroversial oleh banyak pihak, termasuk legenda sepak bola Inggris.
Insiden bermula saat bola hasil umpan silang Ousmane Dembele mengenai lengan Alphonso Davies setelah terlebih dahulu memantul dari kakinya. Wasit Sandro Scharer sempat meninjau ulang kejadian tersebut melalui VAR di pinggir lapangan sebelum akhirnya menunjuk titik putih.
Keputusan ini langsung menuai protes dari para pemain Bayern, termasuk Joshua Kimmich yang terlihat memberi isyarat bahwa bola lebih dulu mengenai bagian tubuh lain sebelum menyentuh tangan Davies.
Kontroversi Penalti PSG

Mantan striker Timnas Inggris, Alan Shearer, menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik keputusan tersebut. Ia menilai penalti itu seharusnya tidak diberikan.
“Begitu saya melihat bola memantul dari kaki ke tangan, itu bukan penalti. Saya benar-benar tidak setuju,” ujar Shearer.
Senada dengan itu, Wayne Rooney juga menilai keputusan tersebut keliru. Ia menyoroti posisi tangan Davies yang berada di belakang tubuh dan situasi pantulan bola yang sulit dihindari.
Penalti Jadi Titik Balik Laga

Sementara itu, mantan wasit Mark Clattenburg serta Daniel Sturridge turut mengamini bahwa keputusan tersebut kontroversial, meski Sturridge mencoba melihat kemungkinan alasan wasit yang menganggap adanya reaksi tangan terhadap bola.
Bahkan, eks gelandang Inggris Glenn Hoddle meluapkan kemarahannya di media sosial, menyebut keputusan itu “merusak pertandingan” dan “memalukan”.
Penalti tersebut sukses dieksekusi Dembele dan membawa PSG unggul 3-2 sebelum turun minum. Momentum itu kemudian dimanfaatkan tim tuan rumah untuk menjauh hingga 5-2 lewat gol tambahan dari Khvicha Kvaratskhelia dan Dembele.
Namun, Bayern menunjukkan mentalitas kuat. Gol dari Dayot Upamecano dan Luis Diaz membuat skor akhir menjadi 5-4, menjaga peluang mereka tetap hidup jelang leg kedua.
Kompany Tetap Optimistis

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku puas dengan perjuangan timnya meski kalah tipis. Ia menilai anak asuhnya tetap menunjukkan ancaman sepanjang laga.
“Kami memang menderita, tapi juga berbahaya. Mencetak empat gol tandang di Liga Champions biasanya cukup, dan itu memberi kami keyakinan,” ujarnya.
Kompany pun menatap leg kedua di Allianz Arena dengan penuh optimisme. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, ia percaya Bayern masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan.
Jangan Lewatkan!
- 5 Pelajaran dari Duel PSG vs Bayern: Pertandingan Tergila Musim Ini
- Rapor Pemain Bayern Munchen di Kandang PSG: Trio Michael Olise, Harry Kane, dan Luis Diaz Menggila
- Rapor Pemain PSG Saat Bungkam Bayern Munchen: Belakang dan Depan Bak Bumi dan Langit
- Hujan 9 Gol Bikin PSG vs Bayern Catat Rekor Laga Semifinal Liga Champions Paling Produktif dalam Sejarah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah 5-4 Lawan PSG, Bos Bayern Munchen: Kita Balas di Allianz Arena!
Liga Champions 29 April 2026, 10:32
LATEST UPDATE
-
Luis Enrique: Bayern Munchen Memang Gila! Kami Bisa Saja Kalah Tadi!
Liga Champions 29 April 2026, 10:11
-
Arema Dihajar Persebaya 4-0, Begini Respon Kecewa Manajemen Singo Edan
Bola Indonesia 29 April 2026, 08:26
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 29 April 2026, 08:11
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29-30 April 2026
Liga Champions 29 April 2026, 07:55
-
Kontroversi PSG vs Bayern: Tuan Rumah Harusnya Tidak Dapat Penalti?
Liga Champions 29 April 2026, 07:49
-
5 Pelajaran dari Duel PSG vs Bayern: Pertandingan Tergila Musim Ini
Liga Champions 29 April 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46











