Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane

Aga Deta | 27 Oktober 2026 19:55
Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane
Pemain Prancis Kylian Mbappe menghadiri acara seremoni Ballon dOr di Teater London Palladium di London, Inggris, Senin, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Kylian Mbappe nyaris meraih Ballon d'Or 2026 setelah menjalani musim luar biasa bersama Real Madrid dan Timnas Prancis. Namun, penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu akhirnya menjadi milik striker Bayern Munchen, Harry Kane.

Mbappe mencetak 42 gol untuk Real Madrid sepanjang musim 2025/2026 dan menambah koleksinya dengan 10 gol bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan Ballon d'Or.

Advertisement

Pemimpin redaksi France Football, Vincent Garcia, mengungkapkan bahwa persaingan antara Mbappe dan Kane berlangsung sangat ketat. Menurutnya, bintang Real Madrid itu bahkan sempat memimpin perolehan suara dalam waktu yang cukup lama.

Pernyataan Garcia dalam wawancara dengan L'Equipe setelah seremoni tersebut memberikan gambaran mengenai ketatnya persaingan tahun ini. Mbappe harus menerima kenyataan finis di belakang Kane meski tampil produktif sepanjang musim.

Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.

1 dari 4 halaman

Mbappe Sempat Memimpin Perolehan Suara

Mbappe Sempat Memimpin Perolehan Suara

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Garcia menegaskan bahwa selisih suara antara Kane dan Mbappe bahkan lebih kecil dibandingkan persaingan Rodri dan Vinicius Junior pada 2024. Saat itu, Rodri mengalahkan Vinicius dengan selisih 41 poin.

“Selisihnya bahkan lebih kecil dibandingkan antara Rodri dan Vinicius pada 2024, yang mencapai 41 poin, dan itu saja sudah merupakan margin yang sangat tipis,” ujar Garcia.

Ia juga mengungkapkan bahwa Mbappe berada di posisi terdepan selama sebagian besar proses pemungutan suara. Namun, Kane berhasil menyalipnya menjelang akhir dan keluar sebagai pemenang.

“Mbappe memimpin untuk waktu yang lama, tetapi Kane akhirnya menang. Mbappe menjalani musim yang luar biasa. Persaingan antara Harry Kane dan Kylian Mbappe untuk posisi pertama tahun ini benar-benar sangat ketat,” kata Garcia.

2 dari 4 halaman

Lamine Yamal dan Rodri Berbagi Suara

Lamine Yamal dan Rodri Berbagi Suara

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan La Liga melawan Real Betis, Sabtu (17/10/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Garcia turut menyinggung pengaruh keberhasilan Spanyol di Piala Dunia terhadap persaingan individu. Menurutnya, dukungan untuk pemain Spanyol terbagi di antara Rodri dan Lamine Yamal.

Yamal akhirnya menempati peringkat ketiga, sedangkan Rodri berada di posisi keempat. Pemain muda Barcelona itu sempat dipandang sebagai salah satu kandidat yang berpeluang memenangi penghargaan tersebut.

Namun, penjelasan Garcia menunjukkan bahwa persaingan untuk posisi teratas pada akhirnya mengerucut menjadi duel antara Kane dan Mbappe. Striker Bayern itu berhasil unggul tipis setelah sempat tertinggal dalam pemungutan suara.

3 dari 4 halaman

Mbappe Masih Berpeluang Mengejar Ballon d'Or

Mbappe Masih Berpeluang Mengejar Ballon d'Or

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, beraksi dalam pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig, Kamis (22/10/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Kegagalan memenangi trofi bersama klub maupun tim nasional pada musim 2025/2026 tidak menghalangi Mbappe untuk bersaing hingga tahap akhir. Produktivitasnya tetap membuatnya menjadi salah satu pemain dengan peluang besar meraih penghargaan individu tersebut.

Di sisi lain, Kane memiliki keunggulan berkat torehan 73 gol bersama klub dan tim nasional, ditambah keberhasilan Bayern Munchen meraih trofi domestik. Kombinasi prestasi individu dan kolektif itu menjadi faktor penting dalam persaingan melawan Mbappe.

Mbappe juga memulai musim baru dengan performa menjanjikan. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Barcelona pada laga El Clasico, Minggu.

Pada usia 27 tahun, Mbappe masih memiliki kesempatan untuk kembali bersaing dalam perebutan Ballon d'Or. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan ketajamannya sekaligus membantu Real Madrid meraih trofi agar peluangnya pada edisi mendatang semakin terbuka.

Sumber: Madrid Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga