Leverkusen dan Milan, Dua Mangsa Favorit Messi
Editor Bolanet | 10 Desember 2015 12:57
Leverkusen adalah mangsa favorit kedua Messi di Liga Champions. Untuk urusan ini, Leverkusen hanya setingkat di bawah AC Milan, yang sudah delapan kali dibobol sang bintang Barcelona di turnamen yang sama.
Hanya melawan Milan (8 gol) lah Messi mencetak lebih banyak gol daripada ke gawang Leverkusen (7 gol) di Liga Champions. Dua tim inilah yang paling sering dibuat sakit kepala oleh La Pulga di pentas Eropa.
Lionel Messi vs AC Milan di Liga Champions (statistik via Transfermarkt)
Main: 8
Menang: 4
Seri: 3
Kalah: 1
Gol: 8
Assist: 4.
Lionel Messi vs Bayer Leverkusen di Liga Champions (statistik via Transfermarkt)
Main: 3
Menang: 2
Seri: 1
Kalah: 0
Gol: 7
Assist: 1.
Dibandingkan Milan, mungkin Leverkusen lebih menderita gara-gara La Pulga. Pasalnya, tujuh gol itu dia cetak hanya dalam tiga pertemuan. Leverkusen pun pasti masih ingat bagaimana superstar Argentina itu menyarangkan lima gol dalam kemenangan 7-1 Barcelona di babak 16 besar leg kedua musim 2011/12 silam.
Waktu itu, pada leg sebelumnya, Leverkusen kalah 1-3 di kandang sendiri. Messi mencetak satu gol untuk Barcelona.
Kali ini, Messi kembali mencetak gol di BayArena. Gol itu juga turut berperan menggagalkan ambisi Leverkusen untuk lolos ke babak 16 besar. Leverkusen kalah head-to-head dari AS Roma, finis peringkat tiga di bawah Barcelona dan Roma, serta terlempar ke Liga Europa. [initial]
Stats of the Day:
- Rakitic, Gelandang Terbaik Enrique Untuk Assist
- Meksiko Pertama Pembobol Gawang Barcelona
- Lawan Leverkusen, Performa Terbaik ter Stegen
- Leverkusen Hujani Barcelona 26 Tembakan, Sia-sia
- Roma Gapai 16 Besar Dengan Kebobolan 16
- Madrid & Barca, Dua Raksasa Masih Perkasa
- Giroud Lewati Catatan Gol Bergkamp
- Gol (Bukan) Tendangan Bebas Pertama Willian
- Giroud Ikuti Jejak 'King' Henry dan 'Lord' Bendtner
- Tradisi Lolos Arsenal Terjaga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






