Liverpool Dikalahkan Atletico, Salah Kena Damprat Gullit, Kenapa?
Dimas Ardi Prasetya | 20 Februari 2020 22:18
Bola.net - Legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit mengkritik Mohamed Salah dengan menudingnya bermain malas-malasan saat Liverpool jumpa Atletico Madrid.
Liverpool bertandang ke markas Atletico di Wanda Metropolitano di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pasukan Jurgen Klopp tampil mendominasi jalannya laga.
Akan tetapi hal itu sia-sia saja. Sebab Liverpool sama sekali tak bisa mengancam gawang Atletico. Sepanjang 90 menit tak ada satu pun percobaan tendangan atau tandukan mereka yang mengarah tepat ke gawang Jan Oblak.
Pada akhirnya Liverpool pun kalah dengan skor 1-0. Satu-satunya gol di laga itu dicetak oleh Saul Niguez, empat menit setelah laga babak pertama dimulai.
Kekalahan itu adalah kekalahan pertama Liverpool di semua ajang kompetisi di tahun 2020 ini. Sementara itu di ajang Premier League mereka masih belum tersentuh kekalahan sama sekali.
Kritik Gullit untuk Salah
Usai pertandingan, penampilan Mohamed Salah mendapatkan kritikan dari Ruud Gullit. Mantan gelandang AC Milan itu mengkritik kontribusi pemain asal Mesir itu dalam bertahan.
Ia membandingkan penampilan Salah dengan Sadio Mane dan Roberto Firmino. Ia menyebut Salah jelas lebih malas dalam bertahan dibanding kedua rekan penyerangnya itu.
"Satu-satunya yang mungkin kurang bekerja keras dari semua orang adalah Salah. Ia kadang-kadang curang," ketusnya kepada beIN SPORTS, seperti dilansir Kingfut.
“Jika Anda melihat Mane dan Firmino, ada perbedaan. Tapi ialah yang bisa sedikit curang, tetapi mereka masih melakukan kerja keras," serunya.
“Anda melihat ia melakukannya [mundur] tetapi ia curang. Dalam satu cara, ia memberikan isyarat 'Saya akan menekel Anda' tetapi ia tidak melakukannya," ujar Gullit.
Dibandingkan Dengan Messi

Ruud Gullit kemudian membandingkan Mohamed Salah dengan Lionel Messi. Superstar Barcelona itu kerap dicap tak mau membantu timnya bertahan akan tetapi menurut Gullit ia masih bekerja dengan lebih giat dalam bertahan ketimbang Salah.
"Itu hanya untuk berada di sana, dan saya pikir Klopp memainkannya dengan cara di mana ia mengatakan 'mundur saja 10 meter ke belakang, masuk ke posisi Anda, itu lebih mudah, tetapi kembali ke posisi Anda, jangan tetap berada di depan'."
"Di masa lalu ia kadang-kadang hanya tetap diam di depan sana, berkeliaran. Jika Anda melihat misalnya Messi, ia berkeliaran sepanjang waktu. Itu curang," ketusnya.
"Itulah caranya, itu yang ia lakukan. Ia berkeliaran saja dan sepanjang waktu Anda berpikir ‘Kapan ini akan datang?’ Saya sudah banyak berdiskusi dengan banyak striker. Apakah Anda ingin bermain melawan seorang pria yang berlari sepanjang waktu, atau Anda ingin bermain melawan seseorang yang berdiri diam dan kemudian melakukan hal itu?"
Tiru Messi
Ruud Gullit mengatakan gaya bermain Mohamed Salah itu tidak bagus. Maka dari itu ia pun tak pernah meminta pemain yang pernah dilatihnya untuk diam saja di depan.
Gullit lantas memberikan saran pada Salah agar mencontoh gaya main Messi. Dengan demikian ia akan sulit dikawal.
“Berdiri diam adalah yang terburuk. Jadi itu sebabnya saya berkata kepada para penyerang, 'Jangan berlari terlalu banyak, diam saja, tunggu saat yang tepat, lalu berakselerasi.' Itu adalah hal terburuk," tegasnya.
"Dan tentu saja sekarang dengan Liverpool, ia [Salah] kembali ke lini tengah, jadi Anda tidak memiliki siapa pun dan Anda harus melihat-lihat untuk melihat siapa yang akan maju dan Messi telah melakukan ini untuk waktu yang sangat lama," pungkas Gullit.
(beIN Sport/kingfut)
Baca Juga:
Liverpool Ingin Bajak Scout Madrid yang Berjasa Temukan Vinicius dkk
Peringatan Messi untuk Barcelona Jelang Lawan Napoli
Messi Masih tak Bisa Temukan Penjelasan Atas Kekalahan Barcelona dari Liverpool
Bayer Leverkusen Siap Jual Kai Havertz, Berani Beli MU, Liverpool?
2 Masalah Besar Jurgen Klopp Setelah Liverpool Dibungkam Atletico madrid
MU Lebih Baik, Jadon Sancho Diminta Abaikan Chelsea dan Liverpool
Deretan Rekor Tak Terkalahkan Beruntun Terlama di Premier League, Liverpool Ancam Rekor Arsenal
Presiden Atletico Madrid: Anfield? Tua dan Mungkin Tidak Lolos Verifikasi UEFA
Kode Keras! Timo Werner Sebut Liverpool Tim Terbaik di Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

















