Liverpool vs Atletico Madrid: Duel Klasik di Anfield
Gia Yuda Pradana | 17 September 2025 10:15
Bola.net - Liverpool akan memulai perjalanan mereka di Liga Champions 2025/2026 dengan menjamu Atletico Madrid di Anfield. Laga fase liga ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 September 2025, pukul 02.00 WIB, dan langsung menghadirkan duel klasik antara dua raksasa Eropa.
The Reds datang dengan misi bangkit setelah musim lalu terhenti di babak 16 besar. Sementara itu, Atletico berusaha menghapus catatan buruk mereka ketika berhadapan dengan tim-tim Premier League. Atmosfer Anfield diyakini akan menjadi ujian berat pertama bagi pasukan Diego Simeone.
Kedua tim punya sejarah panjang di Liga Champions. Liverpool sempat merasakan pahitnya disingkirkan Atletico pada 2019/20, tapi mereka membalas di fase grup 2021/22 dengan dua kemenangan. Pertemuan kali ini pun kembali menghadirkan nuansa rivalitas yang kental.
Catatan Head-to-Head dan Tren Terbaru
Ini adalah kali ketiga dalam enam musim terakhir Liverpool dan Atletico dipertemukan. Dari pertemuan sebelumnya, Atletico sempat unggul di babak 16 besar 2019/20, tapi Liverpool membalas dengan kemenangan home and away pada 2021/22.
Statistik terbaru lebih berpihak pada The Reds. Mereka memenangi empat laga fase grup/fase liga terakhir melawan wakil Spanyol, termasuk kemenangan atas Real Madrid dan Girona musim lalu. Sebaliknya, Atletico hanya meraih satu kemenangan dari delapan duel terakhir melawan tim Premier League, dan masih tanpa kemenangan di fase grup/fase liga kontra klub Inggris.
Liverpool juga punya catatan kandang yang sangat kuat. Dalam 14 laga fase grup/fase liga terakhir di Anfield, mereka selalu menang, mencetak dua gol atau lebih di 13 di antaranya, serta mengoleksi sembilan clean sheet.
Fokus Liverpool: Performa Konsisten Sejak Awal
Ini adalah musim ke-17 Liverpool di Liga Champions, dengan catatan lima kali mencapai final dan dua gelar juara pada 2005 dan 2019. Musim lalu, mereka mengakhiri fase liga di posisi teratas (7 menang, 1 kalah), tapi langkahnya dihentikan PSG di babak 16 besar lewat adu penalti.
Liverpool juga dikenal punya tradisi bagus di laga pembuka. Dari 14 musim terakhir, hanya dua kali mereka kalah di matchday pertama. Mohamed Salah kembali jadi tumpuan utama, dengan rekor 18 gol dalam 20 pertandingan fase grup/fase liga terakhirnya.
Florian Wirtz bisa menjadi faktor pembeda. Gelandang muda asal Jerman itu mencatat enam gol dalam sembilan penampilan awalnya di Liga Champions—rekor baru untuk pemain Jerman.
Atletico: Mentalitas Khas Simeone
Atletico menjalani musim ke-16 mereka di Liga Champions, dan ini adalah partisipasi ke-13 secara beruntun sejak 2013/14. Dengan dua kali jadi finalis (2014 dan 2016), reputasi mereka di kompetisi ini tetap disegani meski musim lalu langkahnya dihentikan Real Madrid lewat adu penalti di babak 16 besar.
Diego Simeone membawa tim dengan tradisi kuat di matchday pembuka. Dari 15 partisipasi sebelumnya, hanya dua kali Atletico kalah di laga pertama. Catatan ini memberi suntikan percaya diri, meski rekor mereka melawan tim Inggris belum bersahabat.
Modal lain adalah lima kemenangan beruntun di fase liga, plus produktivitas yang impresif dengan gol di 15 dari 16 pertandingan terakhir. Dengan gaya bermain khas Simeone yang disiplin dan penuh intensitas, Atletico bisa saja merusak pesta Liverpool di Anfield.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Juventus vs Dortmund: Duel Epik 8 Gol, Tradisi yang Terjaga, Yildiz dan Vlahovic Maut
Bayern Munchen vs Chelsea: Duel di Stadion yang Menyimpan Sejarah Indah The Blues
Prediksi PSG vs Atalanta 18 September 2025
Prediksi Ajax Amsterdam vs Inter Milan 18 September 2025
Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid 18 September 2025
Prediksi Bayern Munchen vs Chelsea 18 September 2025
Prediksi Olympiakos vs Pafos FC 17 September 2025
Prediksi Slavia Praha vs Bodo/Glimt 17 September 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Portugal vs RD Kongo: Joao Neves
Piala Dunia 18 Juni 2026, 02:22
-
Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:57
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
LATEST UPDATE
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Bernafsu Rebut Gim Pertama atas Bogor Hornbills
Basket 18 Juni 2026, 22:10
-
Tempat Menonton Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 22:00
-
Bintang Timnas Pantai Gading Ini Masuk Daftar Pantau Manchester United
Liga Inggris 18 Juni 2026, 21:01
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 20:20
-
Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 Juni 2026, 20:11
-
Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:30
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
-
Resmi! Real Madrid Perkenalkan Ibrahima Konate Sebagai Rekrutan Baru
Liga Spanyol 18 Juni 2026, 18:19
-
Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:54
-
Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








